Wawali Tanjungbalai Ikuti Bimtek ASWAKADA di Kubu Raya
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) pada 4–6 November 2026 di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kegiatan itu digelar untuk memperkuat kapasitas wakil kepala daerah dalam harmonisasi hubungan kerja, pembaruan regulasi, serta menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah.
Tujuan dan cakupan materi Bimtek
Bimtek nasional mengusung tema "Harmonisasi Hubungan Kerja Pemerintah Daerah dalam Menentukan Arah Kebijakan dan Strategi Pembaruan". Kegiatan dihadiri wakil kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten di Indonesia. Materi difokuskan pada pembaruan Peraturan Pemerintah dan sinkronisasi kebijakan antara kepala daerah dan wakil.
Pembahasan regulasi dan strategi kebijakan
Salah satu topik utama adalah arah kebijakan dan strategi pembaruan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 dan Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2010, yang mengatur kedudukan serta keuangan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Peserta memperoleh paparan teknis untuk memahami implikasi aturan tersebut terhadap pelaksanaan pemerintahan daerah.
Paparan narasumber
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, H. Akmal Malik, menyampaikan materi tentang penguatan sinergi pemerintah daerah dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Fokusnya pada peran koordinasi lintas lembaga untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di tingkat daerah.
Pandangan Wakil Wali Kota Tanjungbalai
Muhammad Fadly Abdina menilai harmonisasi hubungan kerja antara kepala daerah dan wakil sangat penting untuk efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, forum ASWAKADA memberi ruang untuk bertukar pengalaman dan meningkatkan pemahaman regulasi nasional.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kota Tanjungbalai. Yang terpenting adalah membangun koordinasi yang baik, menjaga stabilitas daerah, dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berorientasi pada kepentingan masyarakat."
Dampak bagi Tanjungbalai dan Pulau Taliabu
Fadly Abdina menyatakan keikutsertaan dalam Bimtek bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu. Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap pembaruan regulasi agar implementasi berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Prospek ke depan
Dengan peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Forkopimda, diharapkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik berjalan lebih optimal. Bimtek ini diharapkan menjadi dasar bagi pembaruan kebijakan yang memperkuat stabilitas politik dan keamanan daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...
BNN Sumut Bawa Program Ananda Bersinar ke SMA Negeri 5 Medan
BNN Sumut menggelar Ananda Bersinar di SMA Negeri 5 Medan (6/11) untuk edukasi antinarkoba dan membentuk age...
PWI Deliserdang dan Kapolresta Sepakati Kamtibmas Aman, Informasi Benar
PWI Deliserdang bertemu Kapolresta Deli Serdang pada 5 November untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan da...
Anggaran Sumut 2027 Diproyeksi Turun, Pemprov Gandeng USU Cari Solusi
Anggaran Sumut 2027 diproyeksikan turun akibat kurang salur TKD Rp1,2 triliun; Pemprov gandeng USU untuk mer...
Harta Bupati Simalungun Anton Saragih Naik Rp2,34 Miliar
Harta Bupati Simalungun Anton Saragih naik sekitar Rp2,34 miliar berdasarkan LHKPN KPK, terutama karena kena...
Plt. Bupati Buka MTQ ke-59 Langkat, Diikuti 883 Peserta
Plt. Bupati Tiorita resmi membuka MTQ ke-59 Langkat pada 5 November 2026 di Stabat; 883 peserta ikut serta d...