PWI Deliserdang dan Kapolresta Sepakati Kamtibmas Aman, Informasi Benar
Deliserdang, 5 November — Pengurus PWI Kabupaten Deliserdang menggelar silaturahmi dengan Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Muhammad Chaniago, di Mapolresta Deliserdang. Pertemuan bertujuan memperkuat sinergi menjaga keamanan dan memastikan pemberitaan yang akurat kepada publik.
Pertemuan dan tujuan
Rombongan PWI Deliserdang dipimpin Ketua Lisbon Situmorang, didampingi Sekretaris Edward Limbong dan Bendahara H. Ahmad Kali Harahap. Mereka disambut Kapolresta bersama Kasi Humas Iptu J.M. Gabe Napitupulu.
Pertemuan berlangsung pada Kamis, 5 November, di ruang pertemuan Mapolresta. Agenda utama adalah menyamakan persepsi tentang peran pers dan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Poin kesepakatan
Dalam pertemuan itu kedua pihak sepakat untuk berjalan satu jalur. Kesepakatan dirangkum dalam prinsip kamtibmas aman, informasi benar. Prinsip ini jadi dasar kerja sama kedepan.
Polresta menegaskan bahwa polisi tidak bisa menjaga keamanan sendirian. Sementara wartawan menegaskan perlu akses informasi yang terbuka agar laporan akurat dan berimbang.
"Polresta dan PWI harus satu jalur. Kalau kamtibmas aman, informasinya juga harus benar. Itu yang kita jaga sama-sama," ujar Kombes Muhammad Chaniago.
Peran wartawan dan keterbukaan informasi
Ketua PWI Lisbon Situmorang menyatakan pengurus hadir untuk memperkenalkan diri dan menawarkan kerja sama. Ia menekankan komitmen PWI pada pemberitaan yang berimbang dan tidak menimbulkan keresahan.
"Kami siap bersinergi dan mendukung Polresta Deli Serdang dalam menjaga kamtibmas melalui pemberitaan yang berimbang," kata Lisbon.
Kesepakatan praktis mencakup peningkatan komunikasi antar pihak dan mekanisme klarifikasi cepat saat ada peristiwa. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi kesalahan informasi di media.
Profil singkat Kapolresta
Kombes Muhammad Chaniago lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 1979 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 2003. Pengalaman jabatannya mencakup Kapolres Bojonegoro dan Kapolres Nganjuk.
Pengalaman tersebut menurutnya memperkuat kepedulian pada hubungan baik dengan jurnalis, khususnya yang tergabung dalam PWI. Ia menyebut hubungan itu penting untuk tugas penegakan hukum sekaligus menjaga ketentraman publik.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Kesepakatan ini diharapkan menghasilkan alur komunikasi yang lebih cepat antara Polresta dan media lokal. Jika dijalankan konsisten, langkah ini bisa menekan hoaks dan menumbuhkan kepercayaan publik.
Kedua pihak menyepakati pertemuan lanjutan untuk menyusun mekanisme teknis dan jadwal koordinasi berkala. Sinergi itu juga membuka peluang pelatihan jurnalistik dan workshop keterbukaan informasi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Samosir: Tilang Turun, Teguran Meningkat di Operasi Patuh
Polres Samosir catat penurunan tilang selama Operasi Patuh Toba (26 Okt–4 Nov 2026); 22 tilang dan 321 tegur...
Pemkab Samosir Hentikan Operasional 4 Usaha Tak Miliki PBG
Pemkab Samosir menghentikan sementara operasional empat usaha di Pangururan karena belum memiliki Persetujua...
Skandal LIMS Polri Ungkap Celah Hukum Penyadapan yang Belum Diatur
Skandal LIMS Polri membuka celah hukum penyadapan; undang‑undang khusus belum ada meski MK mengingatkan seja...
Banding atas Vonis 1 Tahun untuk Ayah-Anak dalam Kasus PT Universal Gloves
Kuasa hukum ajukan banding atas vonis 1 tahun untuk ayah dan anak dalam perkara PT Universal Gloves setelah...
NasDem Samosir Gelar Aksi Bersih Waterfront City dalam HUT ke-15
DPD NasDem Samosir menggelar aksi bersih-bersih di Waterfront City Pangururan pada 5 November 2026 sebagai b...
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...