BGN Waspada Penipuan Mitra MBG yang Janjikan Titik SPPG
Badan Gizi Nasional (BGN) memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan berkedok mitra MBG yang menawarkan bantuan memperoleh titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan meminta biaya. Peringatan ini disampaikan setelah BGN menerima laporan praktik penipuan terkait pendaftaran dan pengurusan titik SPPG pada 25 Mei 2026 di Bareskrim Polri, Jakarta.
Modus penipuan yang ditemukan
BGN menjelaskan ada beberapa pola yang biasa dipakai pelaku. Pelaku mengaku sebagai pejabat BGN atau memiliki akses khusus, lalu menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan uang.
- Pendaftar yang memperoleh identitas SPPG namun tidak melanjutkan pembangunan fasilitas, lalu menjual jasa pengurusan kepada pihak lain.
- Kelompok yang mengatasnamakan yayasan dan mengklaim mampu menampung permohonan titik SPPG dengan meminta biaya.
- Modus menyerupai LSM dengan membentuk perusahaan dan menjanjikan akses dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan biaya tinggi.
Besaran biaya yang diminta bervariasi. BGN mencatat angka permintaan mencapai Rp20 juta hingga Rp50 juta, sementara untuk akses dapur MBG bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Cara pendaftaran resmi
BGN menegaskan proses pendaftaran titik SPPG hanya dapat dilakukan langsung oleh yayasan melalui portal resmi. Pendaftaran tidak melibatkan perantara atau pihak ketiga.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menjelaskan mekanisme pendaftaran dan verifikasi identitas melalui portal resmi.
"Mekanisme pendaftaran titik lokasi SPPG ini dilakukan oleh yayasan melalui portal mitra.bgn.id. Di sana akan diverifikasi identitas yayasan," ujar Sony saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 25 Mei 2026.
"Setelah terverifikasi, baru kemudian mereka mengisi data-data lokasi yang diajukan, kemudian mulai membangun dan mengisi progres pembangunan," tambahnya.
Untuk mendaftar, BGN meminta seluruh yayasan menggunakan alamat resmi https://mitra.bgn.id dan menghindari pengurusan melalui perantara.
Imbauan BGN kepada masyarakat
BGN mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap tawaran jasa pengurusan titik SPPG atau dapur MBG yang meminta biaya. Semua proses pendaftaran dan verifikasi harus diverifikasi melalui sistem resmi BGN.
"BGN tidak pernah bekerja sama dengan organisasi dan perusahaan manapun untuk pendaftaran titik-titik SPPG. Murni yayasan yang mendaftarkan," tegas Sony.
Selain itu, BGN meminta laporan bila terdapat pihak yang menawarkan layanan berbayar atau mengaku memiliki relasi khusus. Laporan membantu memutus rantai penipuan dan melindungi calon pengelola SPPG.
Ke depan, BGN akan terus memantau laporan penipuan dan memperkuat sosialisasi pendaftaran resmi agar proses pembangunan titik SPPG berjalan transparan dan aman.
Berita Terkait
Andre Prasetyo: Fokus Perhatian ke Rakyat Gaza, Bukan Relawan
Andre Prasetyo meminta perhatian global fokus pada penderitaan warga Gaza, bukan pada penahanan relawan, usa...
Wamen ESDM: Blackout Sumatra Disebabkan Petir di Jambi
Wamen ESDM: blackout Sumatra pada 25 Mei 2026 disebabkan sambaran petir di jaringan transmisi Jambi, bukan s...
Operasi Patuh 2026: Korlantas Fokus Penegakan Digital ETLE
Korlantas gelar Operasi Patuh 2026 (8-21 Juni) dengan fokus penegakan digital lewat ETLE dan penindakan prio...
DPR Minta Fungsi BSN Dimaksimalkan untuk Perkuat Daya Saing Nasional
Komisi VII DPR mendorong penguatan fungsi BSN agar SNI dan standardisasi meningkatkan kualitas produk, perli...
Wamen PPPA Dorong Kebijakan Berbasis Kebutuhan Masyarakat
Wamen PPPA Veronica Tan mendorong kebijakan berbasis kebutuhan komunitas untuk menjawab persoalan desa, pere...
Kemdiktisaintek: Kecurangan SNBT Dominan Sasar Prodi Kedokteran
Kemdiktisaintek ungkap hampir 99% kasus kecurangan SNBT menyasar Prodi Kedokteran; panitia perketat pengawas...