Warung Kopi Kayu di Aceh Besar Hangus Terbakar, Pemadaman Rampung 14.50
Satu unit warung kopi berkonstruksi kayu di Gampong Cadek, Komplek Hadrah, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, hangus terbakar pada Kamis (28/5) siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan cepat mendapat penanganan Tim Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Besar Pos Khaju.
Kronologi kebakaran
Warung kopi milik Zullaida Ali (52) itu dilaporkan terbakar didominasi bahan mudah terbakar, termasuk atap dari daun rumbia. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan melalap seluruh bangunan kayu.
"Begitu menerima informasi, petugas Damkar Pos Khaju segera bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pos terdekat untuk melakukan penanganan cepat," ujar Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil.
Menurut keterangan petugas, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah api dari dapur yang digunakan untuk memasak air menggunakan kayu bakar. Penyebab pasti masih berdasarkan penilaian awal petugas setempat.
Penanganan di lokasi
BPBD Aceh Besar mengerahkan beberapa unit armada dan personel untuk memadamkan api dan mendinginkan lokasi agar tidak merembet ke bangunan lain. Proses pemadaman berjalan intensif hingga api dapat dikendalikan.
- 2 unit armada pemadam dari BPBD Aceh Besar (Pos Khaju dan Pos Durung) dengan 6 personel.
- 1 unit armada dari DPKP Kota Banda Aceh dengan 4 personel.
- Personel TNI Koramil dan anggota Polri Polsek setempat membantu pengamanan lokasi.
"Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 14.50 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Ridwan Jamil.
Kerugian dan dampak
Seluruh bangunan warung kopi mengalami kerusakan berat dan dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kebakaran ini.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material dinilai cukup besar karena bangunan habis terbakar. Petugas melakukan upaya pendinginan untuk mencegah penyebaran api ke bangunan sekitar.
Konteks dan tindak lanjut
BPBD mencatat kejadian ini sebagai salah satu kebakaran rumah usaha yang disebabkan bahan bakar terbuka di dapur. Dugaan penyebab sementara adalah penggunaan kayu bakar untuk memasak air, namun penyelidikan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pasti.
Pihak berwenang menyelesaikan proses pemadaman pada sore hari, dan lokasi kini dalam pantauan petugas untuk mengantisipasi titik api susulan.
Berita Terkait
Kapolres Langkat Gelar Safari Jumat di Masjid Al-Hidayah
Kapolres Langkat gelar Safari Jumat di Masjid Al-Hidayah Stabat, tekankan peran masyarakat dalam menjaga kam...
Gubsu Bobby Minta PLN Evaluasi Pemadaman Listrik Sumatera
Gubsu Bobby Nasution minta PLN evaluasi menyeluruh pasca-pemadaman listrik besar di Sumatera agar kejadian s...
PTPN I Regional 1 Sembelih 16 Hewan Kurban untuk Warga Tanjungmorawa
PTPN I Regional 1 menyembelih hewan kurban dan membagikan 1.017 kupon daging pada Idul Adha 1447 H di Tanjun...
Ribuan Warga Padati Open House Bupati Aceh Besar Saat Idul Adha
Ribuan warga memadati open house Bupati Aceh Besar pada Idul Adha 1447 H di Kompleks BTN Ajuen Lam Hasan unt...
SMA Negeri 9 Banda Aceh Sembelih 9 Sapi Kurban, Bagikan ke 700 Penerima
SMA Negeri 9 Banda Aceh menyembelih 9 sapi kurban pada 29 Mei; daging dibagikan kepada sekitar 700 penerima,...
Pelaku Penganiayaan dengan Tombak Babi Ditangkap di Aceh Besar
Polres Aceh Besar menangkap pelaku penganiayaan dengan tombak babi di Seulimeum; korban dilarikan ke RS dan...