Lokal

Puluhan Warga Geruduk Gedung BPBD Aceh Tenggara Tuntut Tenda Darurat

Bagikan:
Warga berkumpul protes di depan gedung BPBD Aceh Tenggara menuntut tenda darurat

KUTACANE — Puluhan warga yang mengaku dari Desa Terutung Seperai, Aceh Tenggara, mendatangi gedung logistik BPBD setempat, Minggu (11/10). Aksi itu dipicu oleh keluhan lambannya penanganan dampak banjir Sungai Lawe Bulan, khususnya ketidakjelasan pendirian tenda darurat untuk korban.

Aksi protes di depan gedung BPBD

Aksi yang didominasi kaum ibu dan anak-anak tersebut terekam dalam beberapa video yang beredar di media sosial. Warga berkumpul di halaman gedung logistik BPBD dan sempat menyampaikan protes keras kepada petugas yang berada di lokasi.

Kronologi dan tuntutan warga

Menurut keterangan warga dalam rekaman, ketidakpuasan muncul karena bantuan darurat dianggap belum sampai ke lokasi pengungsian dan pendirian tenda darurat berjalan sangat lamban. Warga yang mendesak pemasangan tenda sempat bersitegang saat petugas menyatakan belum menerima perintah dari atasan.

Kelompok warga menyampaikan tuntutan antara lain:

  • Pendirian tenda darurat segera di Desa Terutung Seperai;
  • Pendistribusian logistik dan bantuan kesehatan untuk korban banjir;
  • Kepastian jadwal dan pihak yang bertanggung jawab atas penanganan darurat.

Respons BPBD

Hingga berita ini dipublikasikan, BPBD Aceh Tenggara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi warga maupun rencana tindak lanjut penanganan banjir Sungai Lawe Bulan. Kondisi ini memperpanjang ketidakpastian masyarakat yang terdampak.

Dampak dan potensi lanjutan

Aksi warga menyoroti masalah koordinasi dan kecepatan respons pada penanganan bencana lokal. Jika tidak segera ditindaklanjuti, ketegangan serupa berpotensi terjadi kembali dan dapat mengganggu distribusi bantuan di daerah terdampak.

Pengawasan publik melalui rekaman media sosial menambah tekanan agar pemerintah daerah mempercepat langkah tanggap darurat. Warga berharap pihak berwenang segera mengklarifikasi rencana bantuan dan menyelesaikan kebutuhan mendesak pengungsi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait