Nasional

Puluhan Keluarga Tunggu Evakuasi KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin

Bagikan:
Keluarga menunggu informasi evakuasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Puluhan keluarga penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 masih menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Mereka memantau pembaruan evakuasi karena cuaca buruk dan jarak lokasi kecelakaan yang jauh membuat proses evakuasi berlangsung lama.

Kondisi keluarga di pelabuhan

Keluarga korban berkumpul di beberapa titik kawasan pelabuhan. Sebagian menunggu di lobi, sementara lainnya memantau informasi di Posko Penanganan Evakuasi.

Petugas rutin memperbarui papan informasi yang memuat nama-nama penumpang yang berhasil dievakuasi. Keluarga mencocokkan daftar tersebut untuk mengetahui keberadaan anggota keluarganya.

Beberapa keluarga sempat berkomunikasi dengan sanak yang berada di kapal, tetapi sambungan terputus karena gangguan jaringan yang dikaitkan dengan kondisi cuaca.

Kendala cuaca dan jarak evakuasi

Informasi keluarga menyebutkan cuaca di sekitar lokasi kecelakaan cukup buruk. Meski tidak turun hujan di Pelabuhan Trisakti, angin kencang diperkirakan memengaruhi arus laut dan operasi evakuasi melalui jalur laut.

Lokasi terakhir kapal dilaporkan berada sekitar 80 mil laut dari dermaga Banjarmasin. Jarak ini membuat perjalanan menuju lokasi diprediksi memakan waktu sekitar lima jam.

Upaya evakuasi dan pemantauan

Pemantauan tidak hanya dari laut. Satu unit helikopter dari Lanud Sjamsudin Noor diterbangkan untuk memantau kondisi laut di area evakuasi. Tim darat dan laut terus melakukan koordinasi meski akses dan cuaca menjadi kendala.

Petugas juga melakukan pendataan keluarga penumpang dan awak untuk memastikan informasi kondisi korban dapat terverifikasi dengan cepat saat ada perkembangan.

Fasilitas bagi korban dan keluarga

Pelabuhan Trisakti menyiagakan ambulans untuk menerima korban yang dievakuasi. Korban yang membutuhkan perawatan akan dibawa ke RSUD Ulin dan RS Bhayangkara Banjarmasin.

Di sekitar lobi disediakan ruang khusus bagi keluarga sebagai ruang trauma healing untuk memberikan dukungan dan informasi sementara menunggu kabar lebih lanjut.

Status data korban

Hingga saat ini, pembaruan data mengenai jumlah korban meninggal maupun yang sudah dievakuasi masih bersifat dinamis. Petugas terus memperbarui informasi, namun angka resmi menunggu konfirmasi dari Basarnas.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait