Teknologi

UPNVJ Perkuat Mutu dengan Akreditasi Unggul dan Internasional

Bagikan:
Gedung kampus UPNVJ dengan mahasiswa dan suasana akademik

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) memperkuat kualitas pendidikan dengan meningkatkan akreditasi nasional dan internasional.

Langkah itu bertujuan meningkatkan daya saing kampus dan memperluas pengakuan global. Pencapaian ini juga berimbas pada kenaikan minat pendaftar pada 2026.

Akreditasi dan pengakuan internasional

Wakil Dekan I Fakultas Hukum UPNVJ, Beni Sukadis, menyatakan banyak program studi memperoleh perbaikan akreditasi dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyoroti naiknya status akreditasi sebagai ukuran peningkatan kualitas akademik.

Kalau dilihat dari bidang akademik, memang banyak peningkatan. Salah satu ukurannya adalah akreditasi,

— Beni Sukadis, Wakil Dekan I Fakultas Hukum, Rabu, 22 Juli 2026

Contoh nyata, Program Studi S1 Hukum memperoleh akreditasi Unggul pada Juni 2025 dan juga meraih akreditasi internasional melalui instrumen penilaian komprehensif.

Daya tarik pendaftar dan seleksi

Minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UPNVJ meningkat signifikan. Pada 2026 jumlah pendaftar tercatat melebihi 22 ribu orang, sementara daya tampung masih terbatas.

Khusus S1 Hukum, kuota penerimaan sekitar 480 mahasiswa per tahun. Kondisi ini membuat seleksi melalui jalur prestasi, UTBK, dan jalur mandiri semakin ketat.

Beni menilai akreditasi internasional turut menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa saat memilih perguruan tinggi.

Agenda internasionalisasi dan program strategis

Rektor UPNVJ, Prof. Anter Venus, mengatakan internasionalisasi dijalankan sejak akhir 2022 melalui sejumlah program strategis.

Program tersebut meliputi:

  • akreditasi internasional
  • pemeringkatan dunia
  • pertukaran mahasiswa
  • kerja sama internasional
  • publikasi ilmiah bereputasi
  • penerimaan mahasiswa asing
  • pengembangan kelas internasional dengan skema double degree dan joint degree

Karena kita berada di sentrum pusat budaya, pusat kekuasaan, dan pusat rujukan pendidikan, maka visi UPNVJ harus global,

— Prof. Anter Venus, Rektor UPNVJ

Hingga 2026 sebanyak 18 program studi atau sekitar 40 persen dari total program studi UPNVJ telah memperoleh akreditasi internasional dari lembaga seperti FIBAA, ASIIN, IABEE, dan IAHE.

Mobilitas akademik, kerja sama, dan riset

UPNVJ mencatat peningkatan mobilitas akademik. Sebanyak 26 mahasiswa mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards di universitas peringkat 100 besar dunia.

Kampus juga menerima mahasiswa pertukaran dari Kazakhstan, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, UPNVJ mulai menjalankan program adjunct professor dengan menghadirkan dosen dari luar negeri.

Di ranah penelitian, universitas meningkatkan publikasi internasional dan memperoleh hibah riset internasional senilai sekitar Rp1,5 miliar.

Implikasi ke depan

UPNVJ melihat internasionalisasi bukan semata mencari pengakuan global. Universitas menempatkan program internasionalisasi sebagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan daya saing lulusan.

Internasionalisasi ini merupakan cara UPNVJ meningkatkan mutu lulusan, dosen, program studi, riset, dan kerja sama agar memiliki standar yang mampu bersaing secara global,

— Prof. Anter Venus
Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait