Daya Beli Melemah, Penjualan UMKM Fashion Turun
Penurunan daya beli membuat penjualan produk fashion berbasis budaya menurun, baik di toko fisik maupun platform digital. Pernyataan itu disampaikan pelaku UMKM, termasuk Yuni Tugas Ambarwati dari Ting Celenik by YP dan Godhong Batik, saat dialog Pro3 RRI, Sabtu, 9 Mei 2026. Ia menilai kondisi ekonomi yang tidak stabil membuat konsumen lebih selektif dalam membeli barang nonkebutuhan.
Penurunan penjualan terlihat di banyak kanal
Yuni mengatakan penurunan pembeli terjadi di lokasi pemasaran fisik dan juga di marketplace serta media sosial. Dampak ini dirasakan hampir merata oleh pelaku usaha kecil menengah di segmennya. Penjualan turun karena konsumen mengutamakan kebutuhan pokok daripada produk fashion budaya.
“Kalau untuk tantangan saat ini karena ekonomi tidak stabil. Dampaknya dirasakan hampir semua pelaku UMKM,”
Strategi bertahan pelaku UMKM
Meski tekanan meningkat, Yuni tetap menjaga ciri khas usahanya dengan mempertahankan kualitas dan proses produksi. Semua produk dibuat secara handmade dan menonjolkan karya UMKM lokal sebagai identitas. Menurutnya, keunikan produk lokal memberi nilai tambah dibanding produksi massal.
“Semua produk dibuat handmade dan mengangkat karya UMKM lokal. Keunikan itu tetap menjadi daya tarik konsumen,”
Ia juga menekankan pentingnya inovasi produk untuk mempertahankan pangsa pasar. Konsistensi pada mutu menjadi kunci agar pelanggan yang tersisa tetap loyal.
Dampak dan harapan ke depan
Penurunan permintaan akan memengaruhi perputaran modal dan pemasukan pelaku UMKM jika kondisi ekonomi berlanjut. Yuni berharap daya beli akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang untuk mendukung pemulihan usaha lokal. Kenaikan pembelian dinilai krusial bagi kelangsungan usaha kecil yang mengandalkan produksi handmade.
Pemeriksaan lebih jauh terhadap data penjualan dan dukungan kebijakan ekonomi akan membantu menilai langkah yang diperlukan. Sementara itu, pelaku UMKM terus mengandalkan diferensiasi produk dan kualitas sebagai strategi bertahan.
Berita Terkait
Harga Emas Pegadaian 21 Mei 2026: Galeri24 dan UBS Turun
Harga emas Pegadaian per 21 Mei 2026: Galeri24 turun Rp26.000 dan UBS turun Rp48.000; simak daftar harga per...
Elektrifikasi Dorong 401 Juta Perjalanan KRL pada 2025
Elektrifikasi meningkatkan pengguna KRL menjadi 401 juta perjalanan pada 2025 dan menuntut penguatan pasokan...
Peluang Bisnis Parfum Essentiale: Wirausaha 2026
Essentiale tawarkan bibit parfum dan scent branding untuk UMKM dan korporat, membuka peluang wirausaha di 20...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas 2026
Bahlil jamin tidak ada pemotongan kuota ekspor gas 2026; pemerintah akan hormati kontrak ekspor dan cari sol...
Wadirut Pertamina: Indonesia Miliki Potensi Migas Besar
Wadirut Pertamina Oki Muraza menyatakan Indonesia masih menyimpan potensi migas besar di laut dalam dan wila...
Menperin: Jaminan Mutu Perkuat Daya Saing Industri
Menperin Agus Gumiwang menegaskan standardisasi dan jaminan mutu produk penting untuk tingkatkan kepercayaan...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!