TNI Perkuat Reformasi Birokrasi Dukung Program Prioritas Presiden
Wakil Kepala Pusat Reformasi Birokrasi TNI, Kolonel Arhanud Pulung Patria Daga, menyatakan TNI memperkuat reformasi birokrasi dan integritas untuk mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden. Pernyataan itu disampaikan saat dialog dalam program TNI Menyapa di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026. Menurutnya, langkah ini penting karena TNI diberi kepercayaan mengelola sejumlah program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Program prioritas yang dikelola TNI
Pulung menjelaskan pemerintah menyerahkan beberapa program prioritas kepada TNI. Penugasan itu mencakup penanganan yang bersifat teknis dan operasional dengan anggaran negara yang signifikan. Program yang disebut antara lain:
- Ketahanan pangan
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
- Rehabilitasi pascabencana di wilayah seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara
- Penanganan stunting
"TNI sekarang dipercaya mengelola sejumlah program strategis presiden, seperti ketahanan pangan, MBG. Kemudian kita kenal ada Koperasi Desa Merah Putih, rehabilitasi Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, juga TNI berperan, penanganan stunting,"
Penguatan integritas dan zona integritas
Pulung menekankan bahwa kepercayaan pemerintah harus dibarengi dengan penguatan integritas pejabat dan satuan kerja TNI. Ia menyebut setiap program didukung anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel. Oleh karena itu, pembangunan zona integritas menjadi langkah utama untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program.
"Ini juga dari Kapus RB menyampaikan harus diimbangi dengan integritas dari para pejabat TNI yang mengampu kegiatan-kegiatan di atas. Tentunya dibackup oleh anggaran yang besar, sehingga beliau menyampaikan harus ada kegiatan zona integritas,"
Penguatan zona integritas dimaksudkan untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan. Selain itu, langkah ini diarahkan untuk menutup peluang penyimpangan dan memperkuat mekanisme pengawasan internal.
Dampak bagi masyarakat dan prospek ke depan
Dengan menegaskan akuntabilitas dan membangun zona integritas, TNI berharap dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kepercayaan publik. Pulung menyatakan dukungan TNI terhadap program pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat merupakan bagian dari komitmen memperkuat pembangunan nasional.
Ke depan, efektivitas peran TNI dalam program strategis akan dipantau melalui mekanisme pelaporan dan audit. Jika integritas dan akuntabilitas terjaga, maka anggaran yang dialokasikan untuk program prioritas dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk hasil yang berdampak nyata kepada masyarakat.
Dengan demikian, penguatan reformasi birokrasi dan zona integritas di lingkungan TNI bukan hanya soal tata kelola internal. Langkah ini juga menjadi fondasi untuk memastikan program prioritas Presiden terlaksana secara transparan, akuntabel, dan berdampak bagi warga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementan Percepat Pompanisasi Hadapi Potensi El Nino 2026
Kementan mempercepat program pompanisasi sejak Juli 2026 untuk cegah kekeringan dan menjaga produksi pangan,...
Angin Kencang Hambat Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin
Pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin terhambat angin kencang dan risiko gas berbahaya; luas terbakar diperki...
Cara Daftar Program Magang Nasional 2026 dan Besaran Gaji
Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 dibuka untuk lulusan S1, profesi, dan difabel; peserta dapat gaji R...
PLN perkuat kesiapsiagaan listrik saat libur sekolah
PLN UP2B Jabar menjaga operasi kelistrikan 24 jam saat libur sekolah untuk antisipasi lonjakan beban dan men...
Menko Polkam: Perkuat Kekompakan TNI-Polri Jaga Perbatasan Natuna
Menko Polkam Djamari Chaniago minta TNI-Polri perkuat kekompakan jaga perbatasan saat meninjau pasukan di Na...
Penerjemahan Sastra Indonesia Diperluas, Kontemporer Masih Dikurasi
Kemenbud lanjutkan terjemahan sastra klasik ke Inggris sepanjang 2026; karya kontemporer diseleksi ketat unt...