Olahraga

Argentina vs Tanjung Verde: Debutan Tantang Juara di 32 Besar

Bagikan:
Pemain Argentina dan Tanjung Verde berhadapan di lapangan sebelum pertandingan

Argentina akan menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu 4 Juli, di Seattle Stadium. Pertandingan mempertemukan juara bertahan dengan tim debutan yang mengejutkan turnamen setelah lolos dari Grup H.

Debutan yang mengejutkan

Tanjung Verde mencuri perhatian dengan lolos ke fase gugur setelah meraih hasil imbang melawan Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi di fase grup. Hasil tersebut membuat tim kecil ini melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu cerita terbesar turnamen.

Kemenangan Spanyol atas Uruguay di laga terakhir grup juga memperkuat jalur kelolosan Tanjung Verde. Kini mereka menatap ujian terbesar melawan Argentina, tim yang dibangun di sekitar Lionel Messi.

Optimisme dari kubu Tanjung Verde

Presiden Tanjung Verde, José Maria Neves, menyampaikan keyakinan timnya mampu memberi kejutan. Ia menilai ekspektasi rendah sering memicu hasil tak terduga di panggung besar.

"Kami bermain untuk menang. Dan di tengah ekspektasi rendah, kejutan sering kali terjadi," kata Neves. "Tanjung Verde harus terus berusaha. Berikan kejutan kepada dunia bahwa negara kecil pun bisa."

Modal Argentina: Messi dan performa grup

Argentina datang dengan modal kuat. Lionel Messi tampil impresif dan memimpin persaingan Sepatu Emas bersama Kylian Mbappé dengan enam gol dari fase grup. Kondisi skuad dilaporkan baik tanpa cedera signifikan, sehingga pelatih Lionel Scaloni diprediksi menurunkan susunan pemain terbaik.

Sejarah pertemuan dan rekor

Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama antara Argentina dan Tanjung Verde. Argentina juga tercatat selalu menang melawan wakil Afrika sejak terakhir kali kalah dari Kamerun pada 1990.

Tanjung Verde mencatatkan sejarah lain: mereka menjadi debutan ketiga yang berhadapan dengan juara bertahan di fase gugur Piala Dunia. Dua kasus sebelumnya adalah Norwegia vs Italia (1938) dan Ghana vs Brasil (2006).

Susunan pemain dan wasit

Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Fernández, Thiago Almada; Lionel Messi, Lautaro Martínez.
Pelatih: Lionel Scaloni

Tanjung Verde (4-1-4-1): Vozinha; Steven Moreira, Pico, Diney Borges, Sidny Lopes Cabral; Kevin Lenini; Ryan Mendes, Deroy Duarte, Jamiro Monteiro, Jovane Cabral; Dailon Rocha Livramento.
Pelatih: Pedro Leitao Brito (Bubista)

Wasit: Drew Fischer (Kanada)

Proyeksi dan implikasi

Argentina difavoritkan karena pengalaman dan kualitas pemain bintang. Namun, catatan Tanjung Verde sebagai tim debutan yang kuat menambah elemen ketidakpastian. Dengan kehilangan Telmo Arcanjo karena cedera dan kembalinya Sidny Lopes Cabral dari hukuman, Tanjung Verde tetap memiliki peluang jika mampu mengeksekusi serangan balik dan menahan inisiatif Argentina.

Pertandingan ini tak hanya menentukan langkah ke 16 besar, tetapi juga akan menjadi tolok ukur kemampuan tim kecil menantang dominasi tim besar di panggung dunia.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait