Reformasi Birokrasi TNI Raih Skor 87,18, Lampaui Rata-rata Nasional
Wakil Kepala Pusat Reformasi Birokrasi (Wakapus RB) TNI, Kolonel Arhanud Pulung Patria Daga, menyatakan nilai Reformasi Birokrasi (RB) TNI mencapai 87,18. Hasil ini melampaui rata-rata nasional sebesar 82,98 menurut Laporan Hasil Evaluasi (LHE) RB 2025. Pernyataan disampaikan saat dialog program TNI Menyapa di Pro3 RRI, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
Hasil evaluasi sebagai cermin perubahan tata kelola
Pulung mengatakan LHE yang dirilis 8 April 2026 jadi potret pelaksanaan RB TNI. Ia menilai skor tersebut mencerminkan perubahan tata kelola internal yang nyata dan terukur.
Masyarakat bisa mencermati bahwa sudah keluar LHE yang sudah keluar di tanggal 8 April 2026 kemarin. Itu potret bagaimana RB TNI 2025 dilaksanakan
Menurutnya, capaian itu juga berfungsi sebagai indikator objektif penguatan manajemen dan akuntabilitas di lingkungan TNI.
Ini berarti cerminan objektif bagaimana TNI yang ada sekarang. Artinya perubahan internal TNI sudah nyata terjadi dan terukur serta diakui secara nasional
Capaian pada indikator utama
Pulung menjelaskan TNI dinilai berdasarkan 20 indeks penilaian. Beberapa indikator menunjukkan pencapaian tinggi pada aspek pelayanan publik, pengadaan, dan akuntabilitas keuangan.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Tindak lanjut pengaduan masyarakat (SP4N-LAPOR) | 5/5 |
| Indeks Tata Kelola Pengadaan | 97/100 |
| Survei Kepuasan Masyarakat | 93,97 |
| Indeks Pelayanan Publik (skala 5) | 4,80/5 |
Pulung menyebutkan nilai Indeks Pelayanan Publik menempatkan TNI pada peringkat keenam dari 98 lembaga yang dievaluasi. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan kepada publik.
Akuntabilitas keuangan dan predikat anti-korupsi
Di bidang akuntabilitas, TNI mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tujuh tahun berturut-turut. Selain itu, jumlah satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) meningkat dari 17 menjadi 33 pada 2025.
Seruan menjaga komitmen reformasi
Pulung mengajak seluruh prajurit TNI untuk terus menjaga komitmen terhadap reformasi birokrasi dan integritas organisasi. Ia berharap keberlanjutan upaya ini membuat TNI semakin profesional dan akuntabel.
TNI terus berkomitmen untuk terus berbenah, dengan 33 satuan WBK yang sudah mencapai hasilnya baik. TNI terus bergerak maju sebagai instansi pertahanan yang tidak hanya kuat secara militer, tetapi juga bersih, akuntabel, dan prima
Dengan hasil LHE RB 2025 yang diraih, TNI diharapkan mempertahankan dan meningkatkan capaian pada penilaian mendatang demi pelayanan publik dan tata kelola yang lebih baik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...
Puan: Satuan Baru TNI Harus Perkuat Pertahanan dan Kedaulatan
Puan Maharani minta satuan baru TNI diiringi penguatan kemampuan pertahanan dan dukungan pemerintah usai pel...
Kemenimipas: Sosok di Kamar Mewah Lapas Cibinong Adalah Jimmy Masrin
Kemenimipas menyatakan sosok di kamar mewah Lapas Cibinong adalah terpidana korupsi Jimmy Masrin berdasarkan...
Ombudsman Siapkan Investigasi Tata Kelola Lapas Cibinong
Ombudsman siapkan investigasi menyeluruh atas tata kelola Lapas Kelas IIA Cibinong setelah ditemukan fasilit...