DPRD Minta Peninjauan Harga Tiket PRSU, Khawatir Bebani Warga
Medan — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau ulang kebijakan harga tiket yang dinilai memberatkan masyarakat. Pernyataan disampaikan anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta, pada Selasa (7/6), menyusul tarif Rp35.000 pada hari biasa dan Rp75.000 akhir pekan.
DPRD minta tarif disesuaikan dengan kemampuan masyarakat
Hendra mengatakan PRSU sejak awal digagas sebagai pesta rakyat yang menjadi ajang promosi potensi daerah, termasuk pembangunan, industri, UMKM, kebudayaan, dan pariwisata. Karena itu, akses masyarakat untuk datang harus dipermudah, salah satunya melalui harga tiket yang terjangkau.
Ia menegaskan DPRD akan mendorong penyelenggara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mempertimbangkan kembali besaran tarif agar partisipasi publik meningkat.
"Jangan sampai masyarakat justru terbebani dengan harga tiket yang tidak terjangkau. Ini harus menjadi bahan pertimbangan bagi penyelenggara PRSU,"
Harga tiket dan potensi penurunan kunjungan
Hendra menyatakan khawatir tarif yang dinilai tinggi berpotensi menurunkan minat kunjungan dan menghambat target pengunjung yang telah ditetapkan penyelenggara.
"Kalau terlalu mahal, saya khawatir target pengunjung yang ingin dicapai tidak akan terpenuhi. PRSU ini kan ingin menarik ratusan ribu masyarakat untuk datang," ujarnya.
Ia menambahkan faktor keluarga menjadi pertimbangan penting. Mayoritas pengunjung datang berkelompok; dalam satu rombongan bisa lima hingga sepuluh orang, sehingga biaya tiket total menjadi beban tambahan bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah.
Imbauan dan ukuran keberhasilan penyelenggaraan
DPRD mengimbau penyelenggara menimbang ulang struktur harga atau menyediakan skema tarif khusus, misalnya potongan untuk keluarga, mahasiswa, atau hari tertentu agar lebih terjangkau.
Hendra menekankan bahwa keberhasilan PRSU sebaiknya tidak hanya diukur dari pendapatan tiket, melainkan dari tingkat partisipasi masyarakat dalam menyaksikan dan memanfaatkan peluang ekonomi serta kebudayaan yang ditampilkan.
"Yang pasti kami meminta agar harga tiket masuk disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Kami meminta agar tarif masuk bisa ditinjau ulang menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat,"
Dengan penyesuaian harga, DPRD berharap PRSU bisa memenuhi tujuan awalnya sebagai wadah promosi potensi Sumatera Utara sekaligus memfasilitasi keterlibatan luas masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
68 Remaja Brimob Polda Sumut Latihan Mental dan Keterampilan Lapangan
68 remaja Brimob Polda Sumut menjalani latihan mental dan lapangan di Langkat pada 7 Juli untuk membentuk ke...
Tiga Berita Medan: Kritik Harga Tiket PRSU, Tuntutan Pengedar Sabu, Demo Pedagang
Tiga peristiwa di Medan: kritik harga tiket PRSU Rp75.000, tuntutan 5 tahun untuk terdakwa pengedar sabu, da...
GPM Aceh Besar Turunkan Harga Telur dan Cabai, Paket Rp215.000
Aceh Besar gelar Gerakan Pangan Murah 7 Juli; paket Rp215.000, telur turun ke Rp40.000 per papan dan cabai s...
Aceh Besar Sambut Ratusan Mahasiswa KKN USK untuk Pengabdian
Ratusan mahasiswa KKN USK diserahkan ke Pemkab Aceh Besar pada 7 Juli untuk mengabdi di gampong, mendukung p...
164 KK Terdampak Puting Beliung di Sergai, Bantuan Tunai Mulai Disalurkan
Data terbaru: 164 KK terdampak puting beliung di Serdang Bedagai. Bantuan kini disalurkan tunai langsung ke...
DPC MAI Medan dan APPSI Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Petisah
DPC MAI Medan, APPSI Sumut, dan Konilife menggelar cek kesehatan gratis di Pasar Petisah (7/7) untuk menduku...