DPC MAI Medan dan APPSI Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Petisah
Dewan Pimpinan Cabang Macan Asia Indonesia (DPC MAI) Kota Medan bekerja sama dengan APPSI Sumatera Utara dan Konilife menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang dan warga pada Selasa, 7 Juli, di Sekretariat MAI Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah. Kegiatan ini mendukung program nasional Cek Kesehatan Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menggeser fokus layanan kesehatan dari pengobatan ke pencegahan.
Layanan pemeriksaan
Panitia menyediakan skrining berupa pemeriksaan kepadatan tulang, fungsi paru-paru, serta pemantauan kadar gula darah. Layanan diselenggarakan di posko terbuka sehingga pedagang dapat langsung mengakses tanpa harus meninggalkan lokasi kerja mereka.
- Pemeriksaan kepadatan tulang
- Pengukuran fungsi paru-paru
- Pemeriksaan kadar gula darah
Tujuan dan konteks program
Program ini dimaksudkan untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan masalah paru-paru kronis. Ketua DPD MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, menyampaikan dukungan terhadap inisiatif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Kepuasan dan rasa terbantu yang disampaikan warga hari ini menjadi bukti bahwa model pelayanan yang dinamis dan langsung menyentuh masyarakat seperti inilah yang benar-benar dibutuhkan,"
Pelaksanaan dan respons warga
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean rapi sejak layanan dibuka. Ratusan pedagang di sekitar Pasar Petisah dan warga setempat tampak memanfaatkan kesempatan ini. Banyak yang mengatakan program jemput bola ini memudahkan mereka melakukan skrining karena keterbatasan waktu akibat aktivitas berdagang.
"Melihat antusiasme warga hari ini, kita tahu bahwa kebutuhan riil itu ada. Kami menjemput bola karena para pedagang kerap tidak memiliki waktu luang untuk melakukan skrining mandiri ke fasilitas kesehatan akibat tuntutan ekonomi harian,"
Partisipan dan dukungan organisasi
Kegiatan dihadiri perwakilan APPSI Sumatera Utara dan APPSI Medan serta sejumlah pengurus MAI Medan. Kehadiran organisasi perdagangan pasar dan kelompok masyarakat sipil menunjukkan sinergi antaraktor lokal untuk memperluas akses layanan pencegahan kesehatan.
Model layanan ini diharapkan menjadi contoh bagi pelaksanaan skrining serupa di pasar tradisional lain, sehingga deteksi dini PTM pada kelompok usia produktif dan rentan dapat meningkat secara signifikan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Medan Serahkan Pemandangan Umum atas Ranperda APBD 2027
Wali Kota Rico Waas hadiri Paripurna DPRD Medan saat fraksi-fraksi memberi catatan dan meminta penjelasan Ra...
Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang di Riau hingga Padanglawas
Pitra Romadoni soroti antrean panjang dan kelangkaan BBM dari Riau hingga Padanglawas, mendesak evaluasi dis...
Polres Langsa Tangkap Pelaku Pencurian ECU Daihatsu Grand Max
SS (39) ditangkap di Langsa terkait pencurian ECU Daihatsu Grand Max di sembilan lokasi; polisi mengamankan...
Proyek Strategis Padanglawas Terancam Molor, Beberapa Belum Rampung
Beberapa proyek strategis Padanglawas diperkirakan tidak selesai sesuai kontrak 2026; banyak paket baru menc...
Kapolres Binjai dan Langkat Beri Kejutan HUT TNI ke-81
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat mengunjungi Kodim dan batalyon untuk memberi kejutan dan memperkuat sin...
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...