Lokal

Panen Jagung Langkat: 2 Ha Dipanen, Produksi Tercatat 15 Ton

Bagikan:
Plt. Bupati Langkat memimpin panen raya jagung di Sei Bingai

Sei Bingai, Langkat — Plt. Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH., memimpin panen raya jagung di Kecamatan Sei Bingai pada Selasa (7/7) pagi sebagai dukungan terhadap program Swasembada Pangan.

Panen dan produksi

Panen dilaksanakan di lahan jagung seluas 2 hektare dari total areal tanam 10 hektare yang dikelola Gapoktan Maju Bersama. Luasan 2 hektare tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 15 ton jagung.

Kegiatan ini menunjukkan peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Langkat sekaligus mendukung arahan presiden terkait ketahanan pangan.

Penandatanganan kerja sama

Selain panen raya, acara juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara enam Gapoktan dengan pihak perbankan dan lembaga terkait. Mitra yang terlibat antara lain BRI, Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ruang lingkup kerja sama mencakup dukungan permodalan, penyerapan hasil panen, serta penyediaan jaminan sosial bagi petani. Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem pertanian lokal.

Dukungan pemerintah daerah

Plt. Bupati Tiorita menegaskan komitmen Pemkab Langkat dalam mengimplementasikan Asta Cita, khususnya poin kedua mengenai penguatan ketahanan pangan nasional.

Ketahanan pangan harus terus kita gempur dan maksimalkan demi meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Langkat

Menurutnya, panen raya bukan sekadar seremoni, melainkan bukti bahwa pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Langkat.

Produktivitas pertanian akan terus meningkat apabila petani memperoleh akses permodalan yang memadai, hasil panennya terserap dengan harga yang layak, serta mendapatkan perlindungan melalui jaminan sosial

Data pembiayaan

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat sekaligus Ketua TPAKD, H. Amril, melaporkan realisasi fasilitas pembiayaan bagi petani di Kecamatan Sei Bingai pada 2025 dan 2026.

Periode Gapoktan Nilai Pembiayaan
2025 Gapoktan Maju Bersama Rp905 juta
2025 Gapoktan Oriza Rp205 juta
Hingga Juli 2026 Total disalurkan Rp1,3 miliar

Amril menyatakan angka tersebut mencerminkan tren positif, di mana petani memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab.

Respons otoritas keuangan

Kepala OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito, mengapresiasi inisiatif Pemkab Langkat lewat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas akses keuangan bagi petani.

Kami mengapresiasi langkah Pemkab Langkat yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui kemudahan akses pembiayaan, kepastian penyerapan hasil panen, hingga perlindungan jaminan sosial

Penutup

Penutupan acara ditandai penandatanganan perjanjian kerja sama terkait penyaluran KUPEDES, KUPRA, dan KUR, serta layanan pendukung bagi petani jagung dan padi. Hadir pula unsur Forkopimda, perwakilan perbankan, Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, serta kepala perangkat daerah setempat.

Langkah sinergis ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Langkat ke depan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait