Lokal

Raker Dayah Darul Quran Aceh 4–6 Juli 2026: Fokus Pendidikan Qurani

Bagikan:
Suasana Rapat Kerja Tahunan Dayah Darul Quran Aceh di Kompleks Dayah

ACEH BESAR — Dayah Darul Quran Aceh (DQA) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahunan untuk menyambut Tahun Ajaran 2026/2027 pada 4–6 Juli 2026 di Kompleks Dayah Darul Quran Aceh, Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka.

Agenda dan peserta

Kegiatan bertema “Meningkatkan Ukhuwah dan Sinergisitas untuk Mencapai Visi Bersama” diikuti seluruh unsur yayasan, jajaran pimpinan, kepala sekolah, kepala pengasuhan, kepala Ta’limul Quran, wakil kepala, dan tenaga kependidikan. Raker dibuka oleh Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA.

Tujuan raker

Ketua panitia, Ustazd Muhammad Faizal, S.Pd.I, menyatakan raker ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar unit. Tujuannya adalah menyusun program kerja yang menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan selama satu tahun ke depan.

"Raker tahunan ini menjadi agenda strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi dan menyusun program kerja yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan selama satu tahun ke depan,"

Evaluasi dan inovasi program

Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustazd Hajarul Akbar, MA, menjelaskan raker bukan hanya forum perencanaan. Raker juga menjadi wadah evaluasi capaian tahun ajaran sebelumnya dan merumuskan langkah baru yang lebih inovatif dan adaptif.

"Melalui raker ini kita mengevaluasi program-program yang telah berjalan, kemudian menyusun langkah-langkah baru yang lebih inovatif dan adaptif sesuai perkembangan zaman. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan santri secara berkelanjutan,"

Dia menegaskan pendidikan di dayah harus terintegrasi dengan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan tanggung jawab seluruh elemen lembaga. Keberhasilan bergantung pada kekompakan unit dalam menjalankan tugas masing-masing.

Pesan ketua yayasan

Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf menekankan pentingnya raker dalam membangun tata kelola yang efektif, terarah, dan akuntabel. Ia meminta guru dan karyawan memperkuat ukhuwah serta menjaga komunikasi demi terciptanya budaya kerja kolektif.

"Dengan adanya raker ini, program kerja beserta perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi alat evaluasi sehingga penggunaan anggaran berlangsung lebih efektif dan efisien,"

"Pengabdian di lembaga pendidikan Islam tidak boleh hanya berorientasi pada materi. Yang lebih utama adalah keikhlasan, istiqamah dan kesadaran bahwa setiap amanah yang dijalankan merupakan bagian dari ibadah. Jika semangat itu terus dijaga, Insya Allah Dayah Darul Quran Aceh akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak dan memberi manfaat bagi masyarakat,"

Implikasi dan tindak lanjut

Raker diharapkan menghasilkan rencana kerja terukur dan RAB yang jelas. Dengan demikian, implementasi program menjadi lebih terarah dan penggunaan anggaran lebih efisien. Seluruh unit diminta bekerja secara berjamaah untuk mewujudkan visi lembaga.

Kesimpulannya, Raker DQA 2026 menegaskan komitmen lembaga untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan santri melalui evaluasi, inovasi, dan penguatan ukhuwah antarpegawai.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait