Lokal

Aceh Besar Sambut Ratusan Mahasiswa KKN USK untuk Pengabdian

Bagikan:
Staf Ahli Bupati bersama mahasiswa KKN USK di halaman Dekranasda Aceh Besar

KOTA JANTHO, Aceh Besar – Ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada Selasa (7/7) untuk menjalankan pengabdian di sejumlah kecamatan dan gampong. Penyerahan berlangsung di halaman Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Penyerahan dan tujuan KKN

Acara penyerahan menandai dimulainya program pengabdian yang menempatkan mahasiswa langsung di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menghubungkan ilmu akademik dengan kebutuhan riil di lapangan serta mendukung pembangunan gampong.

Pesan Pemerintah Daerah

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, hadir mewakili Bupati. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan USK memilih Aceh Besar sebagai lokasi KKN dan mengingatkan mahasiswa menjaga nama baik institusi selama pengabdian.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Aceh Besar. Terima kasih kepada Rektor USK karena telah memilih Aceh Besar sebagai tempat belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat,”

Fata juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan aparat gampong, tokoh masyarakat, dan semua elemen lokal sebagai kunci keberhasilan program.

Peran mahasiswa dalam pembangunan gampong

Selama masa KKN, para mahasiswa akan menjalankan program pemberdayaan yang menyentuh beberapa sektor strategis. Kegiatan dirancang untuk menghasilkan solusi inovatif dan manfaat langsung bagi masyarakat.

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Ekonomi lokal
  • Pengembangan potensi gampong

Fata berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah berlanjut dan terus melahirkan sinergi positif untuk mendorong pembangunan lokal.

Pesan dari Universitas

Wakil Rektor USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, menegaskan KKN bukan sekadar kewajiban akademik. Menurutnya, program ini menjadi ruang pembentukan karakter dan penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Jadikan kesempatan ini tidak hanya untuk meningkatkan literasi di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi momentum bagi kita sebagai agen perubahan untuk bertransformasi menjadi insan yang lebih baik,”

Ia berharap mahasiswa memanfaatkan masa pengabdian secara maksimal dan menghadirkan program yang memberi manfaat nyata.

Hadirin dan tindak lanjut

Selain perwakilan Pemkab dan USK, acara dihadiri sejumlah camat, pengawas KKN, dan ratusan mahasiswa yang akan ditugaskan. Selama masa pengabdian, evaluasi dan koordinasi lintas pihak akan dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif dan berdampak pada pembangunan gampong.

Kolaborasi ini diharapkan mendorong keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah serta memperkuat kapasitas masyarakat setempat melalui inovasi dan pemberdayaan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait