Salman Alfarisi Dorong Perbaikan Pariwisata Sumut Sambut Turis Malaysia
MEDAN, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H. Salman Alfarisi mendorong percepatan pembenahan sektor pariwisata pada Jumat (19/6). Ia meminta pemerintah daerah memperkuat infrastruktur dan fasilitas ramah wisatawan muslim untuk memanfaatkan lonjakan kunjungan dari Malaysia.
Potensi dan faktor pendorong
Salman menyebut Sumatera Utara memiliki daya tarik alam dan budaya yang kuat, seperti Danau Toba, pegunungan, serta kuliner khas daerah. Kondisi nilai tukar Ringgit Malaysia yang menguat terhadap Rupiah membuat biaya berwisata ke Sumut lebih terjangkau bagi wisatawan Malaysia.
"Selain faktor nilai tukar mata uang yang menguntungkan, Sumatera Utara juga memiliki daya tarik alam yang luar biasa. Danau Toba, pegunungan, wisata budaya, hingga kuliner khas daerah menjadi magnet yang kuat bagi wisatawan," kata Salman.
Tantangan infrastruktur
Meski potensi besar, Salman menilai masih banyak pekerjaan rumah. Ia menyoroti kondisi jalan, sarana transportasi, fasilitas umum, dan akses menuju destinasi yang belum memadai di beberapa wilayah unggulan.
Menurutnya, kualitas infrastruktur menentukan kenyamanan dan pengalaman wisatawan selama berkunjung. Tanpa perbaikan, potensi peningkatan kunjungan bisa tidak optimal.
Pentingnya wisata halal
Selain akses fisik, ketersediaan makanan halal menjadi perhatian penting. Mayoritas wisatawan Malaysia beragama muslim sehingga membutuhkan kepastian terhadap produk dan layanan yang dikonsumsi.
"Wisatawan muslim tentu membutuhkan kepastian terkait makanan halal. Ketika mereka kesulitan mendapatkan makanan yang sesuai, hal itu dapat mengurangi kenyamanan selama berwisata," ujar Salman.
Dampak ekonomi dan rekomendasi
Salman menilai pengembangan wisata halal dan peningkatan infrastruktur adalah investasi jangka panjang. Lonjakan wisatawan mancanegara akan mendongkrak ekonomi lokal, termasuk hotel, restoran, pelaku UMKM, transportasi, dan pusat oleh-oleh.
Ia mengajak pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha pariwisata, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi. Langkah yang direkomendasikan meliputi perbaikan akses, peningkatan fasilitas umum, serta sertifikasi dan ketersediaan layanan halal.
- Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota: percepat perbaikan jalan dan akses transportasi
- Pelaku usaha: sediakan layanan dan fasilitas halal yang jelas
- Pemangku kepentingan: sinergi promosi dan pengembangan destinasi
Dengan infrastruktur yang lebih baik, pelayanan berkualitas, dan fasilitas halal yang memadai, Salman optimistis posisi Sumatera Utara sebagai destinasi unggulan akan semakin kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Berita Terkait
Pendidikan Agama Anak: Tgk Muksalmina Tekankan Akidah dan Akhlak
Tgk Muksalmina menyerukan pendidikan agama sejak dini di Aceh Besar untuk membentuk akidah, ibadah, dan akhl...
Pemda Aceh dan Komisi II DPR RI Perkuat Sinergi, Wali Kota Sabang Hadir
Pemerintah Aceh dan Komisi II DPR RI menggelar pertemuan koordinasi di Banda Aceh (17/6) untuk memperkuat si...
Bobby Nasution Serahkan Petisi MBG ke Presiden, Minta Evaluasi
Gubernur Sumut Bobby Nasution akan menyampaikan petisi dukungan MBG ke Presiden dan meminta evaluasi teknis...
BPKS Dorong Transformasi Sabang Jadi Pusat Maritim & Pariwisata
BPKS mempercepat transformasi Sabang jadi pusat maritim dan pariwisata internasional, fokus pada Marine Hub,...
Kejati Sumut Serahkan Penanganan Kasus MBG ke Pidsus Kejagung
Kejati Sumut belum membuka penyelidikan kasus dugaan jual-beli titik dapur MBG karena penanganan sudah berad...
Bhayangkara Fest 2026 Digelar 19-22 Juni di Lapangan Merah Polda Aceh
Polda Aceh menyelenggarakan Bhayangkara Fest 2026 pada 19-22 Juni di Lapangan Merah, menampilkan kajian, lom...