Hiburan

Tanah Sengketa: Teror Mistis dan Rahasia Kelam Kampung Degong

Bagikan:
Poster film Tanah Sengketa menampilkan suasana mencekam dan tokoh utama Yuni

Film horor misteri Tanah Sengketa akan tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026. Film produksi Ocean Production ini disutradarai Muda Saleh bersama Sadly Fafa Rachman dan menggabungkan teror supranatural dengan konflik sosial di Kampung Degong. Cerita mengikuti Yuni, seorang mahasiswi idealis, yang berusaha mendirikan Taman Belajar Gratis dan kemudian terjerat misteri masa lalu tanah lapang yang dianggap angker.

Sinopsis singkat

Yuni, diperankan oleh Dara The Virgin, tiba di Kampung Degong untuk membantu anak-anak setempat. Namun niatnya ditentang sebagian warga, terutama oleh Pak Kades dan Bu Inem, yang melarang aktivitas di tanah lapang yang dianggap keramat. Meski mendapat penolakan, Yuni tetap melanjutkan rencananya dan mulai mengalami kejadian supranatural, termasuk penampakan Sulastri dan peringatan gaib.

Pemeran dan kru

Film ini diproduseri Muda Saleh melalui Ocean Production, dengan naskah yang ditulis bersama oleh Sadly Fafa Rachman dan Muda Saleh. Selain Dara The Virgin, pemeran lain antara lain:

  • Awan Reyhan
  • Mita The Virgin
  • Marlene Sheryl
  • Boy Crosby
  • Dewi Sartika
  • Abe Idrus
  • Dwi Wokee

Kolaborasi sutradara dan penulis berupaya menyajikan ketegangan yang berpadu dengan konflik sosial dan intrik tersembunyi.

Misteri dan temuan

Dalam upaya mengungkap asal-usul gangguan, Yuni dibantu oleh Raka, seorang pemuda desa yang awalnya skeptis namun kemudian percaya pada tujuan Yuni. Penyelidikan mereka mengungkap dokumen lama dan sebuah liontin antik. Temuan itu membuka fakta tentang kejahatan yang selama ini disembunyikan oleh beberapa pihak di desa.

Rilis dan potensi penerimaan

Tanah Sengketa menghadirkan campuran elemen horor tradisional dan konflik sosial yang relevan. Dengan jadwal tayang pada 25 Juni 2026, film ini berpotensi menarik penonton yang menyukai kisah misteri bernuansa lokal. Produksi menonjolkan suasana mencekam di latar kampung dan ketegangan interpersonal antar tokoh.

Penonton dapat menantikan bagaimana konflik atas tanah, unsur supranatural, dan pengungkapan masa lalu berpadu menjadi klimaks cerita. Film ini menempatkan karakter Yuni sebagai pusat narasi yang mencoba membawa perubahan sekaligus menghadapi konsekuensi dari kebenaran yang terkuak.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait