Ekonomi

Sunjaya dan Pemkab Gunung Mas Mulai Implementasi Kemitraan USD 750 Juta

Bagikan:
Pertemuan Sunjaya Asia Group dan Pemkab Gunung Mas memulai implementasi kemitraan strategis

Perusahaan Sunjaya Asia Group bersama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mulai menjalankan tahap awal kemitraan strategis senilai USD 750 juta. Kesepakatan kerja sama ditandatangani pada 15 Juli 2026, dan kini implementasi teknis dilakukan melalui PT Sunjaya Teknologi Indonesia di wilayah kerja setempat. Program ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperbaiki infrastruktur, serta mengelola potensi kredit karbon secara berkelanjutan. Tahap awal difokuskan pada pemetaan kebutuhan lapangan, studi kelayakan, dan pemenuhan aspek perizinan lingkungan.

Fokus kerja sama

Kerja sama jangka panjang itu menyasar tiga fokus utama. Pertama, pengelolaan lingkungan dan pengembangan potensi kredit karbon. Kedua, hilirisasi komoditas lokal untuk meningkatkan nilai tambah. Ketiga, perbaikan infrastruktur penunjang dan akses logistik. Rencana operasional dirancang untuk berjalan dalam kerangka waktu sepuluh tahun, dengan pembangunan fasilitas pengolahan secara bertahap.

Tahapan pelaksanaan

Pelaksanaan dibagi ke dalam beberapa tahap terukur. Tahap awal meliputi studi kelayakan terpadu dan pemetaan teknis. Selanjutnya, penyelesaian perizinan dan aspek lingkungan dilakukan sebelum pembangunan sarana inti. Setelah fasilitas berdiri, fokus beralih ke pengembangan ekosistem usaha lokal yang mandiri dan peningkatan kapasitas tenaga kerja setempat.

Program pendukung dan manfaat

Rencana ini juga mencakup penyediaan energi ramah lingkungan untuk operasional pabrik dan fasilitas. Selain itu, ada program pelatihan keterampilan kerja untuk masyarakat setempat. Tujuannya, memperkuat rantai nilai lokal dan membuka akses pasar lebih luas melalui peningkatan kualitas dan kapasitas produksi.

Kutipan pejabat

CEO Sunjaya Asia Group, Rommy Putra, menyatakan langkah awal difokuskan pada verifikasi kebutuhan riil dan sinkronisasi teknis dengan pemerintah daerah.

"Kemitraan ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk membuka potensi ekonomi daerah melalui kerangka kerja yang berkelanjutan. Di luar penanaman modal dan integrasi teknologi, fokus kami adalah membangun rantai nilai yang terhubung dengan baik," kata Rommy Putra.

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menyambut baik dimulainya tahapan teknis dan menegaskan dukungan pemerintah daerah.

"Kami akan terus mendampingi dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Agar membawa manfaat langsung bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Jaya Samaya Monong.

Prospek dan implikasi

Dengan pembagian tahapan yang jelas, kerja sama ini berpotensi mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan dan memperbaiki jaringan logistik di Kabupaten Gunung Mas. Jika implementasi berjalan sesuai rencana, inisiatif ini diharapkan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, dan mendukung target pemulihan lingkungan yang terukur.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait