Sprei Harumi Jadi Brand Bedding Sejak 2019
Sprei Harumi berkembang dari usaha pakaian rumahan menjadi merek perlengkapan tidur yang resmi berdiri pada 2019. Pendiri Citra Zora memulai bisnisnya sejak 2014 dengan memproduksi daster Malangan, lalu memperluas lini produk menjadi sprei dan bedding beragam bahan serta desain sesuai kebutuhan konsumen.
Awal Mula dan Perjalanan Usaha
Citra menceritakan bahwa perjalanannya membangun usaha tidak instan. Ia merintis usaha sejak 2014 dan secara resmi meluncurkan merek Sprei Harumi pada 2019. Penjelasan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Jagongan UMKM pada Senin, 20 Juli 2026.
Dari Daster Malangan ke Produk Bedding
Pada fase awal, bisnis Citra fokus pada produksi daster khas Malang yang menonjolkan kenyamanan dan kesan menyenangkan bagi pengguna. Seiring waktu, permintaan dan visi pengembangan produk mendorongnya menambah lini sprei dan perlengkapan tidur lainnya.
Makna Nama dan Filosofi Produk
Citra memilih nama Harumi karena ingin menonjolkan kesan harum dan nyaman. Nama itu sengaja dirancang sederhana, mudah diingat, serta memberi makna positif bagi konsumen.
"Nah, Sprei Harumi ini saya dirikan sejak tahun 2019. Kalau merintis usahanya sendiri sebenarnya sudah cukup lama, sejak tahun 2014,"
"Awalnya Harumi itu sebenarnya bukan untuk sprei. Sebelum membuat sprei saya memproduksi daster Malangan. Saya ingin produk yang membuat orang merasa nyaman dan selalu harum. Kata 'Harumi' sendiri diolah dari keinginan menciptakan sesuatu yang harum dan nyaman,"
Citra juga menepis kebingungan terkait kesamaan bunyi kata. Menurutnya, meski "harum" bila dibalik terdengar menyerupai kata "murah", itu bukan indikasi kualitas rendah. Ia menekankan bahwa nama mudah diingat namun produk tetap berfokus pada standar mutu.
Strategi Pasar dan Pengembangan
Berbekal pengalaman bertahun-tahun, Citra mengembangkan Harumi menjadi brand lokal yang menyediakan produk bedding berkualitas dengan harga yang dirancang dapat dijangkau berbagai kalangan. Fokus ini terlihat dari variasi bahan dan desain yang ditawarkan untuk memenuhi preferensi konsumen berbeda.
Ke depan, langkah pengembangan merek masih mengandalkan pemahaman terhadap kebutuhan pasar dan kualitas produk. Dengan landasan kenyamanan dan citra harum, Harumi bertujuan memperkuat posisinya di segmen bedding lokal.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...