DRK Aceh Sosialisasikan Pelayanan Kependudukan di Aceh Tenggara
DRK Aceh menggelar sosialisasi fasilitas pelayanan administrasi kependudukan terpadu untuk siswa SMK pada Selasa (28/7) di SMK Negeri 1 Kutacane, Aceh Tenggara. Kegiatan bertujuan memberi informasi bahwa layanan kependudukan kini semakin dipermudah dan menjangkau wilayah pedalaman.
Sosialisasi di sekolah
Kegiatan dilakukan di Jalan Pelajar, Gumpang Jaya, Babussalam, dan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setempat. Peserta utama adalah pelajar tingkat menengah atas untuk menyasar penduduk pemula yang membutuhkan dokumen identitas.
Kemudahan prosedur dan dokumen
Kepala DRK Aceh, Drs. Teuku Syarbaini M.Si, menyatakan bahwa proses administrasi kependudukan dibuat lebih mudah untuk masyarakat, khususnya pelajar. Ia menegaskan tidak ada beban biaya administrasi pada layanan yang disosialisasikan.
"Semakin dipermudah, tidak diberatkan biaya administrasi apapun, cukup hanya melengkapi data kependudukan yang telah terregistrasi sebelumnya, seperti Akta Kelahiran, KIA maupun Kartu Kepala Keluarga,"
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
- Akta Kelahiran
- KIA (Kartu Identitas Anak)
- Kartu Keluarga (KK)
Perluasan layanan KTP-el ke kecamatan
Kepala Dukcapil Aceh Tenggara, Abri S. Pd., M.Pd., mengatakan ada rencana memperluas fasilitas pencetakan KTP-el ke beberapa kecamatan. Perluasan ini ditujukan agar layanan semakin dekat dengan warga di wilayah terpencil.
"Pelayanannya direncanakan akan diperluas ke beberapa wilayah kecamatan terutama bagi wilayah pedalaman,"
Bupati Aceh Tenggara, HM. Salim Fakhry MM, menambahkan bahwa target perluasan difokuskan pada kecamatan yang jarak tempuhnya jauh dari pusat kota.
"Rencana pelayanannya akan diperluas ke lima kecamatan, terutama bagi wilayah jarak tempuhnya yang berjauhan dari wilayah perkotaan,"
Dampak dan langkah ke depan
Sosialisasi ini diharapkan mempercepat kepemilikan dokumen identitas bagi pelajar dan warga pedalaman. Dengan layanan tanpa biaya administrasi, hambatan akses menjadi lebih kecil dan cakupan data kependudukan dapat meningkat.
Ke depan, pihak pemerintah daerah dan Dukcapil akan menyiapkan jadwal dan lokasi pelayanan terpadu di kecamatan-kecamatan yang ditargetkan, serta memastikan informasi sampai ke sekolah dan komunitas setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Humbahas: Bupati Apresiasi 12 Personel Satresnarkoba Ungkap Narkoba
Bupati Humbahas beri penghargaan kepada 12 personel Satresnarkoba atas keberhasilan memberantas peredaran na...
Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami di Jalan Lintas Banda Aceh
Satpol PP Aceh Besar bersama aparat gabungan menggelar razia busana Islami di Ingin Jaya, 29 Juli; pelanggar...
Polrestabes Medan Tangkap Dua Oknum LSM Diduga Pemerasan
Polrestabes Medan menangkap dua oknum LSM, termasuk ZT, pada 29 Juli setelah diduga menerima uang dari Kanto...
ULB Rayakan Dies Natalis ke-28, Bupati Tekankan Peran Strategis
Bupati Labuhanbatu apresiasi ULB saat Dies Natalis ke-28, dorong penguatan Tridharma, inovasi daerah, dan pr...
Inspektorat Panggil Lurah Paya Pasir soal Diduga Pelanggaran Kode Etik
Pemko Medan memanggil Lurah Paya Pasir pada 28 Juli 2026 terkait dugaan pelanggaran kode etik ASN; Inspektor...
BNN Kota Langsa Monev Program Pemberdayaan Alternatif di Alue Beurawe
BNNK Langsa menggelar Monev program pemberdayaan alternatif di Gampong Alue Beurawe (29/7) untuk menilai efe...