Warner Bros Kembangkan Film Siren Head, Ikon Creepypasta ke Layar Lebar
Warner Bros. Pictures resmi mengembangkan film adaptasi Siren Head, ikon horor internet ciptaan ilustrator Kanada Trevor Henderson. Proyek ini diumumkan setelah persaingan ketat hak adaptasi dengan beberapa studio besar, dan menandai loncatan karakter viral ke layar lebar.
Asal-usul dan popularitas Siren Head
Siren Head pertama kali diperkenalkan Trevor Henderson pada 2018 sebagai ilustrasi fotorealistis. Dalam beberapa tahun, karakter bertubuh tinggi berwajah dua sirene itu berkembang lewat cerita pendek, fan art, video, dan gim buatan penggemar.
Fenomena itu membuat Siren Head menjadi salah satu konten horor internet paling populer. Popularitas itulah yang menarik perhatian Hollywood untuk menjajaki adaptasi ke film komersial.
Persaingan hak adaptasi
Hak adaptasi film Siren Head tidak didapat secara mudah. Warner Bros. memenangkan persaingan sengit dengan sejumlah studio besar, termasuk:
- Sony Pictures
- Universal Pictures
- Paramount Pictures
- dan dua studio lain yang juga ikut bersaing
Persaingan ini menunjukkan pergeseran sumber inspirasi Hollywood, dari komik dan video game ke mitologi yang lahir dari budaya internet, seperti creepypasta.
Tim kreatif di balik layar
Warner Bros. menunjuk Brian Duffield sebagai sutradara. Duffield dikenal mampu memadukan unsur horor, ketegangan, dan drama karakter. Ia akan menulis naskah bersama Zach Cregger, yang juga akan bertindak sebagai produser. Nama Cregger menambah daya tarik setelah keberhasilan proyek horor sebelumnya.
Sang pencipta, Trevor Henderson, dilibatkan sebagai produser eksekutif. Keterlibatan Henderson dimaksudkan untuk menjaga identitas Siren Head agar tetap setia pada konsep asli yang populer di komunitas online.
Status pengembangan dan yang belum diumumkan
Meski tim kreatif sudah mulai terbentuk, proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan. Warner Bros. belum merilis detail penting seperti pemeran, sinopsis resmi, jadwal produksi, atau tanggal rilis.
Artinya, penggemar harus menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait produksi dan rencana distribusi. Namun kombinasi popularitas karakter dan keterlibatan kreator aslinya membuat proyek ini salah satu adaptasi horor yang paling dinantikan.
Implikasi bagi industri
Keputusan mengangkat Siren Head menunjukkan bahwa internet kini menjadi sumber utama penciptaan mitologi modern. Batas antara budaya fandom daring dan industri hiburan arus utama semakin tipis, memberi peluang bagi karakter viral untuk mendapatkan perlakuan serupa tokoh dari media tradisional.
Jika berjalan, film Siren Head bisa menjadi tolok ukur bagaimana Hollywood mengadaptasi konten yang lahir organik di dunia maya tanpa melunturkan identitas aslinya.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...