Indonesia Perluas Sinergi BRICS untuk Pacu Transformasi Manufaktur
Indonesia memperluas sinergi industri BRICS
Tujuan dan konteks pertemuan
Pertemuan BRICS membahas prioritas kerja sama industri dalam kerangka BRICS Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR). Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi konkret yang membuka peluang bagi penguatan rantai nilai dan transfer teknologi.
Indonesia memandang BRICS sebagai wadah strategis untuk memperkuat kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan industri. Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan transformasi industri membuka peluang yang lebih luas,
Peran sektor manufaktur Indonesia
Sektor manufaktur Indonesia memberikan kontribusi lebih dari 19 persen terhadap Produk Domestik Bruto pada triwulan pertama 2026. Sektor ini menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja dan menyumbang lebih dari 82 persen total ekspor nasional.
Faisol menilai kinerja tersebut memperkuat posisi Indonesia untuk berkontribusi dalam kerja sama BRICS serta memperluas keterlibatan industri nasional dalam rantai nilai global.
Empat bidang prioritas kerja sama
Dalam forum, pembahasan difokuskan pada empat bidang utama yang saling terkait untuk membangun ekosistem industri tangguh dan berkelanjutan:
- Pengembangan UMKM industri
- Startup dan ekosistem inovasi
- Logistik industri
- Industri panel surya
Penguatan UMKM dan IKM
Indonesia memaparkan program peningkatan akses pembiayaan, adopsi teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan perluasan akses pasar bagi UMKM industri. Tujuannya agar Industri Kecil dan Menengah makin terhubung dengan rantai nilai regional dan global.
IKM mencakup hampir 99,8 persen unit usaha industri, menyerap sekitar 65 persen tenaga kerja, dan menyumbang lebih dari 21 persen terhadap nilai tambah manufaktur nonmigas.
Inovasi: Startup4Industry dan jejaring BRICS
Indonesia menyorot pengalaman program Startup4Industry yang menghubungkan lebih dari 2.500 startup dengan pelaku industri, investor, dan perguruan tinggi. Program ini menjadi modal untuk mengembangkan BRICS Incubator Network dan BRICS Startup Knowledge Hub.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam pengembangan BRICS Incubator Network dan BRICS Startup Knowledge Hub, sebagai sarana kolaborasi inovasi dan pengembangan teknologi antar negara anggota,
Energi bersih dan logistik industri
Indonesia memaparkan pengembangan industri panel surya sebagai bagian transformasi menuju industri rendah karbon. Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi bersih.
Untuk logistik, Indonesia memperkenalkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang mengintegrasikan data industri. Sistem ini bertujuan meningkatkan efisiensi perencanaan serta memperlancar arus logistik dan ketahanan rantai pasok manufaktur.
Peluang perluasan kerja sama
Selain empat prioritas tersebut, Indonesia melihat peluang memperluas kerja sama BRICS pada bidang industri hijau, semikonduktor, dan industri agro. Ketiga bidang dinilai krusial untuk memperkuat ketahanan industri dan meningkatkan daya saing manufaktur.
Faisol menyatakan kesiapan menjajaki kerja sama lebih konkret melalui berbagai Working Group PartNIR sesuai prioritas nasional.
Implikasi dan langkah ke depan
Keterlibatan Indonesia pada pertemuan mendorong penyusunan arah kebijakan dan implementasi program kolaborasi industri BRICS. Sinergi ini berpotensi mempercepat transformasi manufaktur, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Langkah selanjutnya akan fokus pada perumusan kerja sama teknis yang dapat diimplementasikan antar anggota BRICS dalam jangka menengah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...
Archipelago Hotels Beri Diskon 10% untuk Pengemudi Seluruh Indonesia
Archipelago Hotels beri diskon 10% untuk pengemudi seluruh Indonesia. Pemesanan lewat situs resmi dengan kod...