Pematangsiantar Luncurkan 'Si Pelacak Sampah' dengan GPS pada Armada
Pematangsiantar — Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar meluncurkan inovasi layanan persampahan bernama Si Pelacak Sampah, yang akan berjalan pada 2026. Program ini memasang perangkat GPS tracking pada setiap armada pengangkut sampah dan menyediakan akses publik melalui aplikasi untuk memantau pergerakan armada secara real time. Tujuan utama adalah meningkatkan koordinasi rute, disiplin pengemudi, efisiensi bahan bakar, dan transparansi data.
Cara kerja dan akses publik
Aplikasi Si Pelacak Sampah memungkinkan masyarakat memantau posisi armada pengangkut sampah dalam waktu nyata. Data dapat diakses secara luas melalui aplikasi berbasis web dan mobile. Sistem ini juga dapat dipantau oleh petugas melalui dashboard pusat kendali.
Empat fokus pelaksanaan
Program ini memiliki empat poin penting: optimalisasi rute, peningkatan disiplin pengemudi, monitoring real-time, dan transparansi data. Keempat aspek ini dirancang untuk saling mendukung agar pengelolaan sampah kota berjalan lebih efektif dan terukur.
Manfaat: efisiensi dan respons keluhan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arri Sembiring SSTP, menyebut inovasi ini mendukung inisiatif smart city dan smart environment di Pematangsiantar. Ia menekankan aspek efisiensi bahan bakar dan respon cepat terhadap keluhan warga.
"Kami menilai dengan berjalannya inovasi Si Pelacak Sampah ini, Dinas Lingkungan Hidup dapat melakukan efisiensi anggaran dari sisi bahan bakar. Dimana kami memastikan armada yang beroperasi sesuai dengan rute yang telah ditentukan agar tercapainya penggunaan bahan bakar yang optimal,"
"Dengan pengawasan tenaga operator yang tersedia, melalui inovasi ini kami dapat merespon dengan cepat keluhan penumpukan sampah dari masyarakat dengan mengarahkan langsung pengemudi terdekat dari titik aduan,"
Kolaborasi teknis dan tampilan dashboard
Untuk merealisasikan sistem ini, Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat. Diskominfo akan menyediakan aplikasi berbasis web dan Android/iOS serta menangani pemeliharaan keamanan jaringan. Nantinya data juga akan ditampilkan pada dashboard command center di Balai Kota.
Data armada pengangkut
Jumlah armada pengangkut sampah menjadi salah satu bahan pertimbangan penempatan perangkat tracking. Berikut rincian armada di Kota Pematangsiantar:
| Tipe Armada | Jumlah Unit |
|---|---|
| Dump Truk | 33 |
| Pick up | 17 |
| Betor | 14 |
| Total Armada | 64 |
Implementasi Si Pelacak Sampah diharapkan meningkatkan keteraturan jadwal pengangkutan dan memudahkan layanan bagi warga. Ke depan, keberhasilan program akan dinilai dari pengurangan keluhan masyarakat, penghematan bahan bakar, dan keteraturan rute operasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...