Lokal

BPJS Luncurkan LANURI: VIOLA dan BPJS Keliling Perluas Akses JKN 3T

Bagikan:
Peluncuran LANURI BPJS Kesehatan menghadirkan VIOLA dan BPJS Keliling untuk akses JKN di daerah 3T

Medan, 13 Juli 2026 — BPJS Kesehatan meluncurkan program LANURI secara serentak untuk memperluas akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah 3T. Peluncuran menggabungkan kanal digital VIOLA dan layanan jemput bola BPJS Keliling agar administrasi, informasi, dan pengaduan JKN dapat dijangkau masyarakat di daerah terpencil.

Apa itu VIOLA dan BPJS Keliling?

VIOLA adalah kanal layanan tanpa tatap muka berbasis video conference. Layanan ini menghubungkan masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time untuk urusan administrasi kepesertaan, informasi, dan penanganan pengaduan. Sementara BPJS Keliling adalah layanan lapangan yang mendatangi masyarakat untuk memberikan layanan serupa secara langsung.

Pemanfaatan dan capaian awal

Selama Januari–Mei 2026, tercatat 218.729 pemanfaatan VIOLA. Lokasi paling sering menjadi titik layanan VIOLA adalah puskesmas, dan layanan yang paling banyak digunakan adalah informasi serta perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Segmen peserta yang paling aktif memanfaatkan VIOLA adalah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Pelaksanaan LANURI secara nasional

Pada peluncuran LANURI, BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan serentak di 558 titik kabupaten/kota yang melibatkan 126 Kantor Cabang. Dari jumlah tersebut, 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling dan 379 titik menghadirkan layanan VIOLA.

Kata pimpinan BPJS Kesehatan

"Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI). Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,"

Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi

Direktur Utama BPJS Kesehatan juga menyampaikan capaian Quick Wins 100 hari kerja Direksi yang mencapai 91,53%. Quick Wins ini meliputi empat program Customer Centric dan empat program Collaborative, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar peserta dan memperluas layanan terintegrasi melalui sinergi pemangku kepentingan.

Beberapa program utama yang sudah berjalan antara lain:

  • JKN 3T: kerja sama kapal rumah sakit dan pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T;
  • P-Care MBG: pemantauan kesehatan petugas SPPG dan tumbuh kembang siswa penerima MBG;
  • Eliminasi Inefisiensi: penerapan intelligence claim untuk efisiensi biaya dan pencegahan potensi fraud.

Respons pemangku kepentingan

"Kementerian Koperasi menyambut baik kolaborasi ini. Jaringan Koperasi Desa Merah Putih memiliki akses hingga tingkat desa yang dapat mendukung pelaksanaan LANURI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia,"

"Jaringan pelayanan kesehatan TNI dapat dimanfaatkan untuk mendukung LANURI, termasuk mobilisasi personel kesehatan, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI sebagai titik layanan tambahan, serta pengoperasian kapal rumah sakit untuk pulau-pulau terpencil,"

Peluncuran di wilayah Medan

Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Medan, launching LANURI dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan TNI Klinik Yonif 100 Rider Langkat. Kegiatan dihadiri unsur pimpinan faskes serta peserta JKN terdaftar di fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan di tingkat lokal.

Dengan kombinasi layanan digital dan jemput bola, BPJS Kesehatan menargetkan pemerataan akses JKN untuk menjangkau lapisan masyarakat yang selama ini terkendala transportasi, infrastruktur, dan literasi digital.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait