Kesalahan Umum Desain Kemasan yang Sering Dilakukan UMKM
Pelaku UMKM sering melakukan kesalahan saat merancang kemasan produk yang berdampak pada daya tarik dan kepercayaan konsumen. Pada Minggu, 12 Juli 2026, dirangkum beberapa kesalahan paling umum dan cara memperbaikinya agar kemasan bekerja efektif sebagai alat pemasaran.
Overdesign — Terlalu Ramai
Banyak kemasan dibuat terlalu kompleks sehingga pesan utama tersamar. Idealnya gunakan 2-3 warna utama dan 1-2 jenis font. Prioritaskan informasi yang paling penting agar konsumen menangkap pesan dalam 4-5 detik pertama.
Identitas Produk Tidak Jelas
Kemasan harus langsung menunjukkan apa produk itu, varian rasa, dan keunggulannya. Kesalahan umum adalah penggunaan foto atau ilustrasi yang tidak relevan, informasi kabur, atau desain terlalu abstrak sehingga produk sulit dikenali di rak.
Informasi Penting Tidak Ditampilkan
Desain harus memuat data yang wajib dan berguna bagi pembeli. Gunakan ukuran font yang mudah dibaca dan susun informasi secara hierarkis sehingga pembeli menemukan hal penting dengan cepat.
- Tanggal kedaluwarsa
- Label penting seperti halal dan izin edar
- Kontak dan alamat media sosial
Kualitas Visual Rendah
File desain beresolusi rendah memberi kesan produk murah dan kurang profesional. Selalu gunakan file resolusi tinggi. Manfaatkan mockup dan template profesional untuk menampilkan produk secara lebih meyakinkan.
Tidak Menyesuaikan dengan Target Pasar
Sebelum memulai desain, tentukan target pasar. Jika menyasar anak muda, pilih gaya yang trendi dan dinamis. Untuk pasar menengah atas, hadirkan desain yang lebih elegan dan bernuansa premium. Keselarasan antara desain dan audiens meningkatkan peluang pembelian.
Kesimpulannya, kemasan bukan sekadar pembungkus. Ia adalah media komunikasi dan penjualan. Perbaikan minor pada warna, tipografi, informasi, dan kualitas visual dapat meningkatkan daya tarik serta kepercayaan konsumen.
Untuk update dan panduan terkait UMKM, ikuti akun resmi kementerian terkait di media sosial seperti IG @kementerianumkm, TikTok: kementerianumkm, Facebook: Kementerian UMKM, X: KementerianUMKM, dan YouTube: KementerianUMKM.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Indonesia Jajaki Kerja Sama Perkapalan dengan Rusia untuk Perkuat Industri
Indonesia menjajaki kerja sama perkapalan dengan Rusia di INNOPROM 2026 untuk investasi, alih teknologi, SDM...
Kredit UMKM Tumbuh Jauh Lebih Lambat dibanding Perbankan
Kredit UMKM tumbuh 13% sejak 2023, jauh di bawah kredit perbankan 38,9%, sehingga porsi UMKM turun ke sekita...
IHSG Menguat ke 5.930 pada Jeda Perdagangan Sesi I
IHSG menutup jeda siang 13 Juli 2026 di level 5.930,83 setelah menguat seiring meredanya kekhawatiran suku b...
Kemendag Buka Pendaftaran Saudi Fashion & Tex Expo 2026
Kemendag membuka pendaftaran untuk Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah; daftar hingga 15 Juli 2026 untuk...
Harga Emas Pegadaian Turun: Galeri24 dan UBS Melemah
Galeri24 dan UBS di Pegadaian melemah pada 13 Juli 2026, turun Rp22.000–Rp23.000 per gram dibandingkan sehar...
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri lewat Bioenergi Sawit
Indonesia memperkuat diplomasi industri lewat bioenergi sawit dan penerapan biodiesel B50, membuka peluang i...