MAN 1 Padanglawas Gelar MATAMUDA untuk 382 Siswa Baru
SIBUHUAN — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padanglawas Plus Keterampilan dan Riset menggelar kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi 382 peserta siswa baru pada Senin (13/7). Kegiatan berlangsung di lingkungan madrasah dan bertujuan memperkenalkan tata tertib, visi-misi, serta membentuk karakter islami siswa baru.
Tujuan dan ruang lingkup kegiatan
Kepala MAN 1 Palas, Hj Mahnidar Azwarni Nasution S.Ag., M.A., mengatakan MATAMUDA menjadi sarana pengenalan madrasah sekaligus pembentukan karakter siswa. Kegiatan dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar baru.
Menurutnya, materi yang diberikan mencakup tata tertib, visi-misi madrasah, nilai-nilai keislaman, serta pengenalan terhadap guru dan staf madrasah. Selain penyampaian materi, panitia menyelenggarakan kegiatan yang bersifat edukatif untuk mempererat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan
Pada sesi pengenalan, panitia memaparkan aturan akademik dan tata tertib harian. Sesi lain fokus pada nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan madrasah.
Para siswa juga mengikuti permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan solidaritas dan kerja sama antarsiswa. Metode ini dipilih agar proses adaptasi lebih cepat dan menyenangkan bagi peserta didik baru.
Pernyataan pejabat
"Para peserta diberikan berbagai materi, termasuk tata tertib dan visi misi madrasah, nilai-nilai keislaman, sekaligus pengenalan terhadap guru dan staf,"
Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, Dr. Kasman Pulungan, M.A., menegaskan bahwa MATAMUDA merupakan agenda rutin saat awal tahun ajaran. Ia menilai kegiatan penting untuk menanamkan nilai positif dan membentuk karakter islami pada siswa sejak awal.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para siswa baru dalam beradaptasi dengan lingkungan madrasah dan menanamkan nilai-nilai positif demi membentuk karakter islami,"
Dampak dan tindak lanjut
Kegiatan ini diharapkan mempercepat proses adaptasi dan membangun rasa kebersamaan antar siswa baru. Pengenalan yang sistematis juga memudahkan guru dalam membimbing peserta selama tahun ajaran berjalan.
Ke depan, madrasah berpotensi mengembangkan program lanjutan berbasis keterampilan dan riset untuk mendukung penguatan karakter dan kompetensi siswa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...