PT DPM Rehabilitasi DAS 60 Ha dan Tanam 198.000 Mangrove
DAIRI — PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) mempercepat rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari kewajiban pemegang IPPKH. Program itu berlangsung di kawasan Hutan Produksi Terbatas wilayah DAS Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan mencakup sekitar 60 hektare. Pada 2023 perusahaan menanam 198.000 pohon mangrove.
Hasil penanaman dan pemantauan
PT DPM melaporkan hasil monitoring terakhir pada Maret lalu. Tanaman mangrove Rhizophora apiculata yang ditanam menunjukkan pertumbuhan baik dengan tinggi rata-rata antara 1,5 hingga 2,5 meter. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memulihkan fungsi hutan dan mendukung kelestarian lingkungan sesuai penetapan Kementerian Kehutanan.
Komitmen perusahaan dan pernyataan resmi
Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, menegaskan rehabilitasi DAS bukan sekadar memenuhi regulasi. Program ini juga diprioritaskan untuk memberi manfaat lingkungan dan sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Rehabilitasi DAS merupakan tanggung jawab yang kami laksanakan sebagai pemegang IPPKH. Namun, kami ingin setiap program lingkungan yang dijalankan juga memberikan manfaat yang lebih luas. Selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, kami menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Program pemberdayaan dan dukungan pertanian
Untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT DPM bersama komunitas lokal dan organisasi pemuda menanam pohon di Desa Longkotan. Perusahaan juga menyerahkan 1.400 bibit kopi dan kemiri kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.
Sebelumnya PT DPM menyerahkan 10.000 bibit pohon kemiri kepada Pemerintah Kabupaten Dairi sebagai dukungan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon. Pemilihan kemiri ditujukan untuk kombinasi konservasi lahan dan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Pelatihan dan dukungan budidaya kakao
Di sektor pertanian, perusahaan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi menyelenggarakan pelatihan budidaya kakao. Kegiatan itu diikuti oleh 120 petani dari enam desa dan kelurahan di sekitar wilayah operasi.
- Desa Longkotan
- Tungtung Batu
- Bonian
- Bongkaras
- Polling Anak-Anak
- Kelurahan Parongil
Setiap peserta menerima bibit kakao untuk dikembangkan di lahan masing-masing sebagai langkah nyata meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga petani.
Agenda berkelanjutan
Semua inisiatif tersebut menjadi bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan. PT DPM berharap kombinasi rehabilitasi DAS, penanaman pohon produktif, bantuan bibit, dan pelatihan dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Warga Jauhi Narkoba saat Maulid Nabi
Wali Kota Padangsidimpuan hadiri Maulid Nabi di Kelurahan Timbangan, ajak warga jauhi narkoba dan perkuat ke...
Polsek Dampingi Pemakaman Balita Korban Kebakaran di Padangsidimpuan
Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru mendampingi pemakaman balita korban kebakaran 26 Agustus; Kapolsek imbau w...
Sumut Percepat Pendaftaran Tanah Wakaf lewat Nota Kesepahaman
Nota Kesepahaman percepat pendaftaran tanah wakaf Sumut ditandatangani 27 Agustus untuk melindungi aset waka...
RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan Kesehatan dengan Dayah Thalibul Huda Bayu
RSUD Meuraxa melakukan kunjungan ke Dayah Thalibul Huda Bayu (27/8) untuk menjalin kerja sama rujukan keseha...
Donor Darah ASN dan PPPK Aceh Kumpulkan 90 Kantong
ASN dan PPPK paruh waktu Dinas Kesehatan Aceh mengumpulkan 90 kantong darah pada donor tahap III yang digela...
Semen Andalas FC Vs DPRK Aceh Besar Buka Carlos Cup 2026
Laga pembuka Carlos Cup 2026: Semen Andalas FC vs DPRK Aceh Besar FC digelar Jumat 28 Agustus 2026 di Lapang...