DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
DPR RI menyetujui pemberian kewarganegaraan Indonesia untuk dua pesepak bola keturunan, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, pada Rapat Paripurna Ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. Persetujuan diambil untuk mendukung penguatan skuad sepak bola nasional dan melanjutkan proses administrasi naturalisasi.
Persetujuan di Rapat Paripurna
Keputusan dibacakan oleh Ketua DPR RI, yang menyatakan hasil pembahasan Komisi X dan Komisi XIII DPR RI. Setelah laporan disampaikan, pimpinan rapat meminta persetujuan anggota dewan dan seluruh anggota yang hadir menyatakan setuju.
"Berdasarkan hasil pembahasan Komisi X dan XIII DPR RI memutuskan menyetujui pertimbangan kewarganegaraan RI. Yakni atas nama Saudara Luke Vickery dan Saudara Mitchell Baker,"
Pertanyaan persetujuan diikuti jawaban serempak "Setuju" dari seluruh anggota dewan yang hadir, menandai lampu hijau untuk langkah administratif selanjutnya.
Pertimbangan dan Proses Sebelumnya
Sebelumnya, Komisi X DPR RI telah menyetujui proses naturalisasi kedua pemain dalam rapat kerja bersama pemerintah. Persetujuan komisi diberikan setelah mempertimbangkan kebutuhan memperkuat skuad dan mendukung target kompetitif tim nasional.
Keputusan ini merupakan bagian dari mekanisme legislasi yang mengharuskan rekomendasi komisi dibawa ke paripurna untuk persetujuan akhir oleh seluruh anggota DPR.
Respons PSSI
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut baik keputusan DPR. Menurutnya, naturalisasi Luke dan Mitchell menjadi bagian strategi meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia dan mempercepat transfer pengalaman kepada pemain muda domestik.
Erick menilai kehadiran pemain keturunan berpotensi menambah kualitas tim nasional dan memperkaya pengalaman teknis tim pengembangan pemain lokal.
Tahapan Administrasi dan Implikasi
Dengan persetujuan DPR, proses naturalisasi kedua pemain akan berlanjut ke tahap administrasi berikutnya. Setelah semua persyaratan terpenuhi dan proses hukum diselesaikan, Luke dan Mitchell berpeluang memperkuat tim nasional Indonesia pada berbagai ajang internasional.
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi pemain lokal melalui transfer pengetahuan dan pengalaman internasional. Keputusan DPR membuka jalan bagi integrasi kedua pemain ke dalam struktur timnas, asalkan seluruh persyaratan administratif terpenuhi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komdigi dan Meta Bentuk Tim Bersama Atasi Spam Komentar Judi
Komdigi dan Meta membentuk tim bersama untuk menindak spam komentar promosi judi online yang meningkat tajam...
Pengguna Commuter Line di Stasiun JIS Melonjak 300% dalam Seminggu
KAI Commuter melaporkan 4.203 pergerakan pengguna di Stasiun JIS pada 22-28 Juni 2026, dengan lonjakan akhir...
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Lingkungan Hadapi Polusi dan Iklim
Indonesia dan Singapura menandatangani MoU pada 30 Juni 2026 untuk kerja sama lingkungan, fokus pada perubah...
Pemerintah Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Transmigrasi Muaro Jambi
Pemerintah mengawal penyelesaian sengketa lahan di Transmigrasi SP4 Gambut Jaya, Muaro Jambi setelah hampir...
BPOM Tegaskan Pengawasan Makan Bergizi Gratis Sesuai Perpres 115
BPOM menegaskan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis meliputi bahan baku, penyiapan, distribusi, dan pela...
Kemkomdigi: Promosi Judi Online Melonjak Sejak Piala Dunia 2026
Kemkomdigi mencatat lonjakan promosi judi online sejak Piala Dunia 2026, dengan 126.180 konten ditindak dala...