Gaya Hidup

Semarak Muharram: YBM PLN Jabar Bantu 100 Anak Yatim Rp500 Ribu

Bagikan:
Anak yatim dhuafa menerima bantuan pendidikan dari YBM PLN Jawa Barat

Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat menyalurkan bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dhuafa menjelang tahun ajaran baru, Jumat (26/6) di Jawa Barat. Bantuan ini diberikan dalam program Semarak Muharram untuk meringankan beban biaya perlengkapan sekolah dan memberi motivasi belajar bagi anak-anak kurang mampu.

Rincian bantuan

Setiap anak menerima bantuan tunai sebesar Rp500.000. Dana tersebut dapat dipakai untuk membeli tas, buku, alat tulis, seragam, dan kebutuhan sekolah lainnya. Program digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan membantu persiapan memasuki tahun ajaran baru.

Penerima dan mekanisme penyaluran

Penerima manfaat datang dari dua jalur utama. Sebanyak 46 anak diajukan oleh para muzaki PLN UID Jawa Barat, sedangkan 54 anak lain berasal dari tiga panti asuhan. Ketiga panti asuhan tersebut adalah:

  • Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Amin
  • Sahabat Mandiri Foundation
  • Panti Asuhan Yatim Piatu Baitul Arief

Kolaborasi antara muzaki dan lembaga pengasuhan dimaksudkan agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan.

Suasana kegiatan dan dukungan relawan

Kegiatan tidak hanya penyerahan bantuan finansial. Relawan Srikandi PLN UID Jawa Barat dan pegawai PLN turut hadir untuk bercengkerama, bermain, serta memberi motivasi. Interaksi ini menambah suasana hangat dan menyemangati anak-anak agar tetap percaya diri dan giat belajar.

“Melalui Semarak Muharram ini, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus menghadirkan semangat dan harapan baru bagi anak-anak untuk terus belajar serta berani bermimpi setinggi mungkin.”

Makna dan langkah ke depan

Kegiatan ini menegaskan komitmen YBM PLN UID Jawa Barat dalam pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Dengan dukungan muzaki, panti asuhan, dan relawan, yayasan berharap lebih banyak anak yatim dhuafa mendapat akses pendidikan yang layak.

Ke depan, program serupa diharapkan dapat diperluas agar cakupan bantuan menjadi lebih luas dan berkelanjutan. Perhatian pemangku kepentingan dinilai penting untuk memastikan anak-anak terus belajar dan memiliki peluang meraih masa depan yang lebih baik.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait