BPN Buka Booking Antrian Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
BPN membuka layanan booking antrean secara daring melalui fitur Antrian Daring di aplikasi Sentuh Tanahku. Masyarakat bisa memesan nomor antrean hingga tujuh hari sebelum kunjungan ke Kantor Pertanahan (Kantah). Fitur ini bertujuan mengurangi kebiasaan datang sangat pagi dan menunggu lama di lokasi.
Cara booking dan syarat akun
Untuk melakukan pemesanan, pengguna wajib memiliki akun Sentuh Tanahku yang sudah terverifikasi. Dari laman utama aplikasi, pilih menu Layanan lalu klik Antrian Daring.
- Buka aplikasi Sentuh Tanahku dan masuk ke akun terverifikasi.
- Pilih menu Layanan, lalu klik Antrian Daring.
- Tentukan tanggal kunjungan hingga maksimal tujuh hari ke depan.
- Pilih loket layanan yang sesuai dan konfirmasi booking.
Setelah konfirmasi, sistem menampilkan detail antrean dan estimasi waktu pemanggilan.
Opsi loket dan alur pelayanan
Pengguna dapat memilih loket sesuai kebutuhan. Dengan pemilihan loket sejak awal, petugas di Kantah dapat langsung mengarahkan pemohon berdasarkan data terdaftar.
- Loket pendaftaran dengan kuasa dan tanpa kuasa
- Loket informasi untuk pertanyaan umum
- Loket layanan non-PNBP untuk perbaikan data
- Loket pengaduan
- Loket prioritas untuk wakaf dan aset pemerintah daerah
- Loket penyerahan untuk pengambilan sertifikat, termasuk alih media ke Sertifikat Elektronik
Transparansi antrean secara real time
Fitur Antrian Daring menyediakan informasi real time tentang jumlah antrean yang sudah masuk, sisa kuota, dan estimasi waktu pemanggilan. Dengan data itu, keputusan datang ke Kantah bisa dibuat berdasarkan informasi konkret, bukan hanya perkiraan.
Digitalisasi layanan lewat Sentuh Tanahku membantu mengendalikan situasi antrean di Kantah. Masyarakat tidak perlu lagi datang terlalu pagi dan menunggu lama karena aplikasi memberi gambaran kapan giliran layanan akan tiba.
Ke depan, pemanfaatan Antrian Daring diharapkan mempercepat layanan pertanahan dan meningkatkan kepuasan pengguna dengan alur yang lebih terstruktur dan transparan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.