Tulus Kembali dengan 'Teh Hijau' setelah Vakum Empat Tahun
Tulus merilis single baru berjudul Teh Hijau pada Selasa, 30 Juni 2026, menandai kembalinya penyanyi itu setelah lebih dari empat tahun vakum sejak album Manusia (2022). Lagu berdurasi 3 menit 33 detik ini mengangkat tema menerima kehampaan sebagai bagian dari perjalanan hidup dan dirilis bersamaan dengan video lirik yang cepat menjadi perbincangan publik.
Rilis dan respons awal
Sebelum rilis resmi, Tulus membagikan potongan artwork bernuansa hijau di akun media sosialnya. Ia menambahkan pesan singkat yang memicu antisipasi penggemar.
Sudah garis jalannya, esok 30 Juni 2026
Setelah diluncurkan, video lirik Teh Hijau mencatat lebih dari 80 ribu tayangan di YouTube dalam waktu singkat. Lagu ini langsung ramai diperbincangkan di platform sosial dan mendapat pujian untuk liriknya yang puitis dan sederhana.
Tema dan lirik
Tulus menjelaskan bahwa Teh Hijau berbicara tentang menerima kehampaan, bukan melawannya. Ia mengajak pendengar untuk memberi ruang pada setiap emosi dan menghormati proses pemulihan masing-masing orang.
Liriknya disusun dengan bahasa sehari-hari yang mudah dicerna. Pesan inti lagu menekankan bahwa tidak semua rasa harus segera dihapus; setiap orang memiliki waktunya sendiri untuk pulih.
Posisi lagu dalam karier Tulus
Teh Hijau mempertegas konsistensi Tulus dalam menghadirkan karya yang sederhana, jujur, dan relevan. Selama ini, sejumlah lagunya telah menjadi teman bagi banyak pendengar.
- Monokrom
- Pamit
- Interaksi
- Hati-Hati di Jalan
Lagu baru ini tidak hanya menandai kembalinya Tulus ke panggung rilisan, tetapi juga menunjukkan kelanggengan gaya naratifnya yang akrab dengan keseharian pendengar.
Dampak dan prospek
Respons positif dari penggemar dan penikmat musik menunjukkan bahwa Teh Hijau berpotensi menjadi salah satu lagu yang mudah diterima khalayak luas. Popularitas awal pada platform streaming dan media sosial membuka peluang lebih besar untuk jangkauan yang lebih luas.
Sebagai penutup, Teh Hijau mempertegas pesan yang sempat dibagikan Tulus sebelum perilisan.
Sudah garis jalannya.
Karya ini memperkuat posisi Tulus sebagai salah satu musisi yang konsisten menyampaikan cerita hidup melalui lagu.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...