Nasional

Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan untuk Sekolah Rakyat

Bagikan:
Bupati Mamuju Tengah menyerahkan salinan sertifikat lahan kepada Wakil Menteri Sosial di kantor Kemensos

Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras menyerahkan salinan sertifikat lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin 24 Agustus 2026. Penyerahan ini menjadi bukti kesiapan daerah menyiapkan lahan demi memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin.

Penyerahan sertifikat dan tindak lanjut

Penyerahan salinan sertifikat tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut kunjungan Arsal ke Kemensos pada Juli lalu terkait proses peralihan lahan. Dokumen diserahkan langsung oleh bupati untuk mempercepat pengusulan masuknya Mamuju Tengah dalam program pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3.

"Pak Bupati Mamuju Tengah menyerahkan sertifikat lahan, luasnya 8 hektare yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah," ujar Agus Jabo.

Lokasi dan luas lahan

Lahan calon lokasi dipindahkan ke Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Secara administratif lahan saat ini berstatus lahan pertanian dan memiliki luas sekitar 8,85 hektare, meski dalam pernyataan resmi disebut pula luas 8 hektare.

"Terakhir proses sertifikatnya di tanggal 19 Agustus kemarin baru terbit, jadi sekarang kami bawa," kata Arsal Aras mengenai terbitnya sertifikat pada 19 Agustus 2026.

Tujuan pengembangan Sekolah Rakyat

Agus Jabo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi lewat jalur pendidikan. Program ini ditujukan terutama untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar mendapatkan pendidikan dasar yang layak sejak dini.

"Kami berharap di tahun ini Mamuju Tengah bisa mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3... agar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem bisa secepatnya mendapatkan pendidikan yang layak," ujar Agus Jabo.

Kapasitas dan rencana perluasan

Berdasarkan data yang dikemukakan dalam konteks program, masih ada angka anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tidak bersekolah (angka tidak tercantum dalam rilis). Saat ini kapasitas Sekolah Rakyat tersedia baru sekitar 43.000 siswa.

  • Peningkatan kapasitas per sekolah dari sekitar 1.000 siswa menjadi hingga 2.500 siswa.
  • Target masuknya Mamuju Tengah pada Tahap 3 tahun ini jika persyaratan lahan terpenuhi.

Tindak lanjut pemerintah daerah

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi seluruh persyaratan pembangunan. Penyerahan sertifikat merupakan salah satu tahap penting untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai.

Proses selanjutnya adalah verifikasi lahan oleh Kemensos dan penjadwalan masuknya lokasi ke dalam program Tahap 3. Keberhasilan langkah ini menjadi penentu seberapa cepat sekolah dapat dibangun dan menerima siswa baru dari daerah itu.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait