Aceh Tengah Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Data Akurat
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar apel siaga dan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Senin (15/6). Acara dipimpin langsung oleh Bupati Drs. Haili Yoga, M.Si dan dihadiri Wakil Bupati Muchsin Hasan, unsur Forkopimda, kepala SKPK, camat, petugas statistik, serta berbagai unsur terkait lain.
Rangkaian kegiatan dan simbol peluncuran
Kegiatan dimulai dengan pembacaan ikrar oleh petugas sensus sebagai komitmen menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Selanjutnya dilakukan pemasangan rompi petugas dan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada petugas sensus.
- Pembacaan ikrar petugas sensus
- Pemasangan rompi petugas Sensus Ekonomi 2026
- Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis
Pesan Bupati: data harus akurat, jangan merugikan warga
Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa hasil sensus menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat. Ia memperingatkan agar data tidak salah sehingga tidak merugikan warga.
“Jangan Sampai Warga Dirugikan Karena Data Salah,”
Ia menambahkan bahwa sensus ekonomi berperan sebagai landasan kebijakan pembangunan, penguatan ekosistem usaha, penciptaan lapangan kerja, dorongan investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sensus ekonomi akan menjadi landasan dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, memperkuat ekosistem usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haili Yoga.
Kolaborasi lintas sektor untuk data berkualitas
Bupati menekankan bahwa keberhasilan sensus bukan hanya tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menyerukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat agar data mencerminkan kondisi ekonomi nyata Kabupaten Aceh Tengah.
“Kesuksesan ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas hingga masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian Kabupaten Aceh Tengah,”
Bupati juga mengingatkan bahwa fasilitas dan anggaran yang digunakan berasal dari uang negara sehingga harus dipertanggungjawabkan melalui kerja maksimal dan data akurat. Ia meminta seluruh petugas menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme untuk menjaga kualitas data.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan data sensus yang valid, pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan lebih tepat sasaran. Validitas data akan menentukan penerima bantuan sosial, alokasi anggaran, dan program pembangunan ekonomi di Aceh Tengah ke depan.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ditargetkan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi usaha dan aktivitas ekonomi di daerah sehingga kebijakan yang dirancang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Berita Terkait
Polres dan Pemkab Padanglawas Tertibkan Wi-Fi Ilegal
Polres Padanglawas, Pemkab, dan PLN sepakat menertibkan Wi‑Fi ilegal lewat rapat koordinasi untuk lindungi a...
Jamaah Haji Padangsidimpuan Kloter 12 Tiba di Kampung
Kloter 12 berisi 340 jamaah asal Padangsidimpuan tiba Senin malam dan disambut Wakil Wali Kota; ada penyesua...
TP PKK Pematangsiantar Serahkan Bibit Jahe, Sayur, dan Kompos
TP PKK Pematangsiantar dan Dishanpangtan menyerahkan bibit jahe, sayur, dan kompos untuk memperkuat ketahana...
Polres Simalungun Bongkar Jaringan Perdagangan Sisik Trenggiling
Polres Simalungun menangkap tiga tersangka dan menyita 30 kg sisik trenggiling serta bagian satwa dilindungi...
TP PKK Pematangsiantar Serahkan Bibit Sayuran, Jahe dan Kompos
TP PKK Pematangsiantar menyalurkan bibit jahe, sayuran, dan kompos kepada kecamatan dan masyarakat untuk mem...
RSU Haji Medan Gelar Bakti Sosial HUT ke-34 di Deli Serdang
RSU Haji Medan menggelar bakti sosial HUT ke-34 di Deli Serdang dengan layanan kesehatan gratis, khitanan ma...