Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75–77%, Target Selesai Juni
BANYUWANGI — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, mencapai progres antara 75 persen hingga 77 persen pada awal Juni 2026. Proyek dikerjakan di atas lahan 7 hektar milik Pemkab dan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional.
Progres dan target penyelesaian
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau lokasi dan mencatat perkembangan konstruksi. "Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen," katanya pada Senin (7/6/2026).
Manajemen konstruksi proyek, Johansyah, menyampaikan upaya percepatan. Menurutnya, "Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen." Johansyah menegaskan target penyelesaian adalah pertengahan Juni.
Lokasi sementara dan tata lokasi
Sekolah Rakyat sementara menempati dua lokasi operasional, yakni Balai Diklat milik Pemkab di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar. Lokasi permanen yang dibangun berada di Desa Blambangan.
Areanya seluas 7 hektar dan dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu untuk jenjang SD hingga SMA.
Kapasitas dan jenjang pendidikan
Kawasan pendidikan ini direncanakan menampung sekitar 1.000 siswa dengan total 38 rombongan belajar, yang terdiri atas:
- 18 rombel SD
- 9 rombel SMP
- 9 rombel SMA
Fasilitas penunjang
Rencana fasilitas dirancang lengkap untuk mendukung proses belajar dan kehidupan siswa. Fasilitas utama meliputi:
- Gedung sekolah SD, SMP, SMA masing-masing dua lantai
- Asrama putra-putri untuk tiap jenjang
- Rusun untuk guru
- Gedung serbaguna, masjid, dan gedung ibadah lain
- Dapur dan kantin untuk SD, SMP, SMA
- Guest house
Selain itu terdapat fasilitas lapangan dan infrastruktur pendukung seperti:
- Lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track
- Rumah genset, rumah pompa, dan instalasi limbah dapur
- TPS, gudang perawatan, pos jaga, gerbang dan signage
- Area parkir mobil dan motor, serta green house
Harapan pemda dan langkah selanjutnya
Ipuk berharap seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan anak-anak.
"Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak,"ujarnya.
Proyek kini memasuki tahap akhir pengerjaan fasilitas penunjang dan penyelesaian interior. Jika target terpenuhi, fasilitas ini akan menjadi alternatif pendidikan berstandar internasional di Banyuwangi dengan kapasitas besar.
Catatan: Pemantauan lebih lanjut akan menentukan kesiapan operasional sekolah, perekrutan tenaga pengajar, dan alur penerimaan siswa baru setelah konstruksi rampung.
Berita Terkait
Banteng Jatim U-17 Bungkam Deltras 3-0 Jelang Soekarno Cup
Banteng Jatim FC U-17 menang 3-0 atas Deltras EPA di Surabaya, memperpanjang tren positif jelang Soekarno Cu...
Hasto: Jadikan Bulan Bung Karno Momentum Pembela Rakyat
Hasto ajak kader jadikan Bulan Bung Karno momen pembela rakyat, menghidupkan nilai marhaen dan memperkuat ke...
Doa Bersama di Makam Bung Karno Peringati Harlah ke-125
Ratusan warga berkumpul di Makam Bung Karno, Blitar, 6 Juni 2026 untuk doa bersama meneguhkan nilai Pancasil...
Jatim Jadi Kunci PDI Perjuangan Akselerasi Elektabilitas 2029
DPP PDI Perjuangan tutup Bimtek nasional di Bali, dorong Jawa Timur sebagai kunci meningkatkan elektabilitas...
PDI Perjuangan Blitar Tegaskan Semangat Gotong Royong di Harlah Bung Karno
DPC PDI Perjuangan Blitar menggelar tasyakuran Harlah Bung Karno (6 Juni 2026) untuk meneguhkan semangat got...
PDI Perjuangan Bagikan Air dan Sembako ke 13 Desa Terdampak Kekeringan
PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan air bersih dan sembako ke 13 desa di 9 kecamatan yang terdampak kekerin...