PDI Perjuangan Trenggalek Kukuhkan Pengurus Ranting dan Anak Ranting
Trenggalek — Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, meminta seluruh pengurus dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting siap hadir dan memberi solusi ketika masyarakat membutuhkan tenaga maupun pikiran. Pengukuhan pengurus dilakukan pada Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) Kecamatan Durenan, Sabtu (25/7/2026).
Pelaksanaan Musran dan Musanran
Musyawarah digelar di rumah Ketua PAC PDI Perjuangan Durenan, Sunu Raya Alhaq. Kegiatan dihadiri 14 pengurus ranting dan puluhan pengurus anak ranting dari seluruh desa di Kecamatan Durenan. Proses pemilihan pengurus baru berlangsung lancar di bawah koordinasi DPC.
Pelaksanaan yang singkat dan terstruktur menjadi catatan panitia, sehingga seluruh agenda selesai tepat waktu.
Tuntutan Konsolidasi dan Aksi Cepat
Doding menekankan pengukuhan bukan sekadar seremoni. Ia meminta pengurus yang baru dilantik langsung bergerak melakukan konsolidasi internal dan turun ke masyarakat.
"Alhamdulillah, untuk Kecamatan Durenan pelaksanaan sudah sesuai dengan rencana. Tak lebih dari dua jam sudah selesai. Kami minta para ketua, sekretaris, bendahara, dan seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk langsung tancap gas melakukan konsolidasi."
Selain itu, Doding menegaskan tanggung jawab kader hingga akar rumput untuk merespons persoalan warga.
"Maka dari itu, kami susun mulai DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. Semua harus siap ketika masyarakat membutuhkan tenaga dan pikiran. Demi wong cilik."
Pengukuhan dan Komitmen Pendampingan
Pengukuhan pengurus ranting dan anak ranting dipimpin oleh Fatkul Munit, Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital DPC PDI Perjuangan Trenggalek. Seluruh pengurus menyatakan komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat.
Respons PAC dan Persiapan Agenda Politik
Ketua PAC Durenan, Sunu Raya Alhaq, menyatakan kepengurusan baru akan fokus memperkuat konsolidasi internal. Ia memandang langkah ini penting menjelang agenda partai di tingkat nasional pada 2029.
"Karena 2029 banyak agenda partai. Maka dari itu, pasca dikukuhkan kami akan terus bersinergi dengan ranting dan anak ranting. Kami menggiatkan untuk turun ke bawah."
Dengan struktur kepengurusan yang diperbarui, PDI Perjuangan Trenggalek menargetkan jaringan kader yang lebih solid dan responsif. Langkah berikutnya adalah agenda pelatihan, pertemuan rutin, dan program kerja berbasis kebutuhan desa agar kehadiran partai terasa nyata bagi warga.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
RedTalks 2026: Anak Muda Desak Politik Berbasis Ideologi di Malang
Di RedTalks 2026 Malang, pemuda mendesak partai fokus pada ideologi dan aksi lapangan, bukan hanya pencitraa...
Ribuan Warga Sukorejo Gelar Kirab Budaya dan Haul Eyang Singonoyo
Ribuan warga Sukorejo menggelar Kirab Budaya dan Haul Eyang Singonoyo pada 25 Juli 2026, menampilkan tumpeng...
Musran Serentak PDI Nganjuk Tetapkan Kuota 40% Perempuan & Pemuda
DPC PDI Perjuangan Nganjuk gelar Musran serentak 25–26 Juli 2026; kepengurusan ranting wajib 40% perempuan d...
Suko Widodo: PDI Perjuangan Harus Jadi Kompas Generasi Muda
Suko Widodo minta PDI Perjuangan bentuk sekolah politik yang ajarkan working ideology agar nasionalisme jadi...
Suko Widodo: PDI Perjuangan Jadi Kompas bagi Generasi Muda
Suko Widodo minta PDI Perjuangan jadi kompas generasi muda lewat sekolah politik yang mengajarkan working id...
Bantuan Alat Produktif untuk KTH di Blitar Dongkrak Nilai Tambah
Dua KTH di Blitar menerima Alat Ekonomi Produktif untuk meningkatkan nilai tambah pertanian dan kesejahteraa...