Pendaftar Sekolah Garuda Tembus 6.738, Lolos Tahap Awal 1.632
Kantor Staf Presiden (KSP) melaporkan antusiasme tinggi terhadap Sekolah Garuda. Hingga Mei 2026 tercatat 6.738 pendaftar dari seluruh Indonesia, dengan 5.352 peserta terverifikasi dan 3.939 memfinalisasi pendaftaran. Proses seleksi telah menghasilkan 1.632 peserta lolos tahap pertama dan 640 peserta lolos tahap kedua.
Data pendaftaran dan hasil seleksi
Rekap pendaftaran menunjukkan partisipasi masif dari calon siswa. Angka-angka ini disampaikan Kepala KSP Dudung Abdurachman setelah pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
| Indikator | Jumlah |
|---|---|
| Pendaftar terdaftar | 6.738 |
| Peserta terverifikasi | 5.352 |
| Finalisasi pendaftaran | 3.939 |
| Lolos seleksi tahap I | 1.632 |
| Lolos seleksi tahap II | 640 |
Sebaran peserta
Dudung menegaskan peserta berasal dari seluruh wilayah Indonesia, mewakili 34 provinsi. Hal ini menunjukkan program tidak hanya menarik minat di lokasi sekolah dibangun, melainkan di berbagai daerah.
"Yang sangat menggembirakan adalah antusiasme masyarakat ini terhadap SMA Unggulan ini sangat tinggi. Tercatat ini 6.738 pendaftar, kemudian 5.352 peserta terverifikasi, dan 3.939 peserta memfinalisasi pendaftaran,"
Transformasi sekolah unggulan dan capaian internasional
Selain membangun sekolah baru, pemerintah menjalankan program transformasi pada SMA Unggulan yang sudah ada. Program ini dinilai meningkatkan peluang lulusan menembus universitas terbaik dunia.
"Tadi dilaporkan Bu Stella kepada saya, ada 12 SMA Unggulan Transformasi itu yang diterima di beberapa perguruan tinggi. Ini capaiannya ada yang tahun lalu misalnya 0, kemudian ada yang 8, bahkan 58 sampai 85 orang,"
Dudung menyebut beberapa universitas internasional yang menerima lulusan program transformasi tersebut, antara lain:
- University of Oxford
- University College London
- University of California, Berkeley
- University of Chicago
Respons pejabat dan prospek ke depan
Dudung menyatakan program ini akan terus didorong oleh pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di kancah global. Ia juga memuji upaya Presiden dan jajaran menteri terkait dalam mewujudkan inisiatif ini.
"Inilah capaian yang dilakukan oleh Bapak Presiden, saya baru jadi KSP saya kaget luar biasa. Artinya jerih payah Bapak Presiden dan kemudian kaki tangannya adalah Bu Wamen dan Pak Menteri,"
Dengan angka pendaftaran yang besar dan bukti keberhasilan transformasi sekolah unggulan, pemerintah berharap Sekolah Garuda menjadi salah satu pilar pengembangan talenta muda Indonesia. Ke depan, fokus akan diarahkan pada peningkatan kualitas seleksi, pemerataan akses, dan dukungan agar lebih banyak lulusan berprestasi diterima di perguruan tinggi terbaik dunia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenperin Perketat SNI Wadah Makan untuk Program MBG
Kemenperin memperketat pengawasan SNI wajib untuk food tray baja tahan karat seiring Program MBG, didukung P...
Wakil Ketua DPR: Standardisasi Jangan Marginalkan Petani Kecil
Chusnunia minta standardisasi industri tidak meminggirkan petani kecil; ia usulkan koperasi, pendampingan, d...
KSOP Banten dan SAR Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
KSOP Banten dan tim SAR gabungan mencari lima jurnalis hilang kontak di Selat Sunda sejak 7 September 2026 s...
Prabowo Janji Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Presiden Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi peraih emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan percepatan...
Polda Lampung Perluas Pencarian Wartawan Hilang di Selat Sunda
Polda Lampung memperluas operasi SAR untuk mencari lima wartawan dan tiga kru yang hilang di Selat Sunda hin...
Komdigi Tempuh Diplomasi Lintas Negara untuk Berantas Judi Online
Komdigi menempuh diplomasi lintas negara untuk memberantas judi online dan memperingatkan bahaya pinjol ileg...