6 Hektare Sawah di Paluh Sibaji Ditimbun, Warga Klaim Tanpa Izin
DELI SERDANG — Warga dan tokoh pemerhati lingkungan menyoroti penimbunan sekitar 6 hektare lahan sawah produktif di Jalan Jaya, Dusun II, Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu. Penimbunan terpantau sejak 22 Juli 2026 dan diduga untuk pembangunan kandang ayam tanpa plang izin. Kekhawatiran muncul karena aktivitas itu diduga melanggar peruntukan tata ruang dan UU Perlindungan Lahan Pertanian.
Temuan di lapangan dan reaksi warga
H. Mulianta Sembiring, tokoh masyarakat setempat, menyampaikan pengamatan dan kecemasan warga pada 30 Juli 2026. Ia menyebut alat berat terlihat meratakan sawah yang sebelumnya ditanami padi. Sekitar lokasi juga mulai dipasang pagar.
"Lebih kurang 6 hektare sawah produktif di Dusun II ini ditimbun. Kami menduga kuat kegiatan ini tidak memiliki izin perubahan peruntukan lahan sesuai RTRW. Ini ancaman serius bagi ketahanan pangan desa kami,"
Diduga melanggar aturan perlindungan lahan
Mulianta mengingatkan aturan ketat dalam UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Ia menyinggung Pasal 44 yang melarang alih fungsi lahan tanpa ketentuan, dan ancaman sanksi pidana serta denda pada Pasal 73.
Ia juga merujuk pada ketentuan tata ruang dalam UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya. Menurutnya, jika zona lokasi tercatat sebagai pertanian di RTRW Deliserdang, penimbunan dan pembangunan pagar jelas bertentangan dengan peruntukan.
Permintaan klarifikasi dan janji pemerintah daerah
Kekhawatiran itu disampaikan langsung saat kunjungan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, ke Desa Paluh Sibaji pada 29 Juli 2026. Mulianta menuturkan bupati berjanji meninjau perizinan terkait dan meminta penindakan bila tidak ada izin.
"Jika memang belum memiliki izin, maka akan segera ditutup oleh Satpol PP,"
Hasil pemeriksaan sementara dinas
Kepala Dinas Perizinan Deliserdang menyarankan verifikasi ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) terkait tata ruang. Setelah pengecekan, tidak ditemukan izin atas nama pemohon berinisial DI untuk lokasi penimbunan di Paluh Sibaji.
Sekretaris Dinas Cikataru, Latifah Hanum Rambe, menyatakan ada pengajuan berinisial DI, namun terdaftar untuk Desa Pematang Biara dan masih berstatus Keterangan Rencana Kota (KRK). Ia belum dapat memastikan apakah pengurusan itu terkait lokasi di Paluh Sibaji.
Sanksi dan langkah penertiban
Kasatpol PP Deliserdang, Marjuki Hasibuan, menyatakan bila terbukti tidak memiliki izin termasuk plang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pihaknya akan melakukan pembongkaran. Pernyataan itu memberi sinyal tindakan tegas jika pelanggaran terkonfirmasi.
Warga meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap izin, Amdal, dan dampak penimbunan pada irigasi serta risiko banjir. Jika dibiarkan, penimbunan 6 hektare ini dinilai berpotensi mengurangi kapasitas pangan lokal dan membuka preseden alih fungsi lahan pertanian.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...