Satria Muda Resmi Berpisah dengan Djordje Jovicic setelah Gagal Juara
Djordje Jovicic resmi berpisah dengan Satria Muda Pertamina Bandung setelah kontraknya berakhir pada akhir musim IBL 2026. Pemutusan kerja sama dilakukan usai tim gagal meraih gelar, dengan perjalanan berakhir di semifinal walau sempat finis kedua pada klasemen reguler.
Rekam jejak singkat musim ini
Pelatih asal Serbia itu memimpin Satria Muda dalam 24 pertandingan sepanjang musim. Jovicic mencatat 17 kemenangan dan tujuh kekalahan, atau persentase kemenangan sebesar 70,8 persen. Di bawah kepemimpinannya, tim menutup fase reguler pada posisi kedua.
Kronologi keputusan
Kontrak Jovicic berakhir setelah musim kompetisi rampung dan klub memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama. Keputusan datang menyusul kegagalan menembus final IBL, di mana perjalanan Satria Muda terhenti di babak semifinal.
Respons manajemen
Sport Director Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, menyampaikan apresiasi atas jasa pelatih tersebut. Ia menyoroti dedikasi dan profesionalisme Jovicic selama satu musim menangani tim.
“Coach Djordje menunjukkan dedikasi dan profesionalisme luar biasa. Kontribusinya membawa kami finis kedua dan menembus semifinal IBL 2026.”
Warisan dan kontribusi
Selama satu musim, Jovicic dianggap mampu membangun tim yang kompetitif. Ia membawa pendekatan kepelatihan baru dan menetapkan standar profesional yang lebih tinggi bagi pemain dan staf.
Meskipun gagal menutup musim dengan gelar, catatan kemenangan dan posisi di klasemen menunjukkan dampak positif pada performa tim sepanjang musim.
Arah ke depan
Pemisahan ini menutup satu bab bagi Satria Muda dan Coach Djordje setelah satu musim kerja bersama. Keputusan juga menandai periode transisi bagi tim menjelang persiapan musim berikutnya.
Keberadaan Jovicic di Satria Muda selama musim IBL 2026 tetap tercatat lewat angka kemenangan dan perubahan profesionalisme yang dibawanya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Inggris Waspadai RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026
Inggris menghadapi RD Kongo pada 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, 1 Juli 2026 pukul 23.00 WIB....
FIFA Bantah Ada Manipulasi pada Austria vs Aljazair (3-3)
FIFA menegaskan tidak menemukan bukti manipulasi pada laga Austria vs Aljazair (3-3) di Piala Dunia 2026, me...
Ismael Saibari: Dari Anak Sulit Berjalan hingga Penentu Kemenangan Maroko
Ismael Saibari menjadi penendang penentu Maroko di Piala Dunia 2026 lalu memeluk sang ibu, menutup perjalana...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bungkam Ekuador 2-0, Lolos 16 Besar
Meksiko menang 2-0 atas Ekuador di Estadio Azteca (1 Juli 2026), gol Quinones dan Jimenez membawa tuan rumah...
Barcelona Lepas Ansu Fati ke Monaco dengan Kontrak 4 Tahun
Ansu Fati resmi pindah permanen ke Monaco dengan kontrak empat tahun dan biaya €11 juta setelah dipinjam mus...
Suporter Tijuana Antar Kepulangan Timnas Iran dari Piala Dunia 2026
Ratusan suporter Tijuana melepas Timnas Iran saat pulang dari Piala Dunia 2026, memberi sambutan hangat sete...