Nasional

RRI Bentuk Satgas Penguatan Jurnalisme Berkualitas

Bagikan:
Diskusi pembentukan Satgas Pengembangan Jurnalisme Berkualitas RRI

Radio Republik Indonesia (RRI) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan dan Penguatan Jurnalisme Berkualitas pada 21 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk merespons disrupsi media dan melonjaknya disinformasi di ruang publik serta memperkuat kapabilitas jurnalistik internal RRI.

Latar belakang dan peluncuran

Pembentukan Satgas diumumkan berbarengan dengan pembukaan kegiatan Trainer of Trainer Uji Kompetensi Wartawan Siber Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI. Sekitar 20 wartawan senior RRI mengikuti diskusi pembuka yang menghadirkan sejumlah tokoh media dari organisasi pers nasional.

Diskusi dengan tokoh pers

Acara menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Achmad Munir, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, dan Sekjen Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bayu Wardhana. Direktur Utama RRI, Hendrasmo, turut hadir dan memimpin dialog soal strategi menghadapi perubahan perilaku audiens dan arus informasi yang cepat.

Kita harus terus memperbaiki dan mengevaluasi kemampuan diseminasi RRI yang sedang memperjuangkan kepercayaan publik, mendorong RRI agar tetap relevan meski perilaku audiens berubah, serta memperkuat dampak bagi masyarakat.

Achmad Munir menekankan pentingnya peningkatan kemampuan verifikasi dan penguatan proses editorial sebagai jawaban atas risiko kesalahan yang meningkat.

Perilaku audiens telah berubah; informasi makin cepat, sehingga kemampuan verifikasi dan pertimbangan editorial menjadi sangat penting.

Rekomendasi narasumber

Beberapa poin penting yang disampaikan narasumber antara lain:

  • Peran RRI sebagai clearing house untuk melawan disinformasi, misinformasi, dan malinformasi.
  • Pentingnya menjaga akurasi berita dan memperkuat verifikasi editorial.
  • Memberi ruang bagi kelompok marjinal atau voiceless, karena mandat media publik mencakup seluruh lapisan masyarakat.
  • Kolaborasi dengan homeless media dan penguatan pemberitaan lokal untuk memperluas diseminasi informasi pembangunan.

Peningkatan kompetensi internal

Hendrasmo menyebutkan bahwa hingga kini sekitar 1.200 wartawan dan penyiar RRI telah mengikuti uji kompetensi. Selain itu, karyawan RRI rutin mengikuti pelatihan daring dan luring untuk meningkatkan standar profesionalisme.

Tugas Satgas dan tindak lanjut

Satgas Pengembangan dan Penguatan Jurnalisme Berkualitas akan berfokus memonitor dan mengevaluasi praktik jurnalistik di internal RRI serta menyusun program peningkatan kemampuan. Secara garis besar tugas Satgas meliputi:

  • Monitoring kualitas pemberitaan dan prosedur verifikasi.
  • Evaluasi berkala dan rekomendasi kebijakan redaksional.
  • Penyusunan program pelatihan dan pendampingan kompetensi.
  • Kolaborasi lintas media untuk perluasan diseminasi yang akurat.

Dengan pembentukan Satgas, RRI berharap dapat memperkuat fungsinya sebagai media publik yang kredibel dan relevan, sekaligus merespons cepat tantangan disinformasi di era digital.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait