Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H
Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi sebagai bantuan kurban untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Penyaluran berlangsung menjelang hari raya dan menjangkau 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Rincian penerima dan alokasi
Pembagian sapi kurban dibagi menjadi dua alokasi utama. Sebanyak 598 ekor dialokasikan untuk pemerintah daerah, sedangkan 500 ekor diserahkan kepada pondok pesantren, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan tokoh agama. Distribusi ini bertujuan mendukung pelaksanaan kurban di tingkat lokal.
- 598 ekor untuk pemerintah daerah (38 provinsi, 514 kabupaten/kota).
- 500 ekor untuk pondok pesantren, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan tokoh agama.
Kriteria sapi dan penggantian
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyatakan ada standar bobot untuk sapi yang diberikan oleh Presiden. Menurutnya, berat sapi yang memenuhi ketentuan berkisar antara 800 kilogram hingga 1,3 ton.
"Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton dan setiap daerah mendapatkan satu sapi,"
Karena tidak semua daerah memiliki hewan berukuran jumbo sesuai standar, pemerintah kemudian memberikan solusi. Sebanyak 46 daerah menerima dua ekor sapi sebagai pengganti satu sapi berukuran besar yang tidak tersedia di wilayah tersebut.
Penyaluran ke wilayah khusus
Distribusi tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. Di Jawa Tengah, penyaluran meliputi daerah seperti Kabupaten Banyumas dan Kota Solo, sementara di Daerah Istimewa Yogyakarta bantuan disalurkan ke Kabupaten Bantul.
Provinsi Kalimantan Timur tercatat menerima alokasi cukup besar, yaitu 13 ekor. Di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, beberapa penerima antara lain Kabupaten Bangka Tengah dan Belitung Timur. Penyaluran juga menjangkau wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua Tengah, Maluku, dan Maluku Utara, untuk memastikan bantuan merata hingga daerah terluar.
Tujuan dan harapan
Pemerintah berharap penyaluran sapi kurban ini dapat membantu masyarakat merayakan Iduladha dengan lebih baik dan mempererat semangat kebersamaan di tingkat lokal. Bantuan diharapkan memberi manfaat langsung bagi komunitas yang membutuhkan serta mendukung pelaksanaan tradisi kurban di berbagai wilayah.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden yang menyasar lembaga sosial, pendidikan, dan pemerintahan daerah. Dengan pembagian yang tersebar luas, pemerintah berupaya memastikan momentum keagamaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh nusantara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...