PDI Perjuangan Talango Santuni Anak Yatim di Momentum Asyura
SUMENEP — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Talango menyantuni anak yatim pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Musala Fastabiqul Khoirot Talango sebagai bagian perayaan Asyura atau 10 Muharram 1448 Hijriah. Aksi ini dilakukan untuk menunjukan kepedulian partai di momen keagamaan dan kemanusiaan.
Kegiatan dan tujuan
Penyerahan santunan digelar secara gotong royong oleh kader partai setempat. Kegiatan bertujuan merayakan nilai kemuliaan bulan Asyura sekaligus meringankan beban anak-anak yatim di lingkungan Talango.
Pernyataan pimpinan PAC
Ketua PAC PDI Perjuangan Talango, Hariyanto, mengatakan bahwa momentum 10 Muharram dikenal sangat mulia dan kerap disebut Lebaran Anak Yatim. Ia menegaskan kegiatan bukan sekadar seremoni.
"Bulan Asyuro atau tanggal 10 Muharram dikenal sebagai waktu yang sangat mulia, bahkan sering disebut Lebaran Anak Yatim,"
"Ini momen paling pas untuk melaksanakan gotong royong dan kepedulian yang menjadi jati diri Partai,"
Hariyanto menambahkan bahwa santunan merupakan kewajiban sosial sekaligus sumber kebahagiaan bagi kader yang terlibat.
"Kehadiran PAC PDI Perjuangan Talango ini di sini ingin menunjukkan bahwa Partai selalu ada di tengah masyarakat. Bukan hanya saat pemilu, tapi juga di momen-momen keagamaan dan kemanusiaan,"
Dampak dan harapan
Menurut Hariyanto, anak yatim merupakan amanah bersama. Ia berharap bantuan yang diserahkan bisa meringankan kebutuhan, memotivasi anak-anak sekolah, dan menjaga rasa memiliki.
- Memberi dukungan moral dan material pada anak yatim.
- Memupuk semangat gotong royong di tingkat kecamatan.
- Menegaskan kehadiran partai dalam kegiatan sosial keagamaan.
"Kami berharap, semangat berbagi ini tidak berhenti di satu hari saja, tapi terus hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,"
Penutup
Kegiatan santunan di Talango menegaskan peran organisasi politik dalam aksi sosial di luar agenda politik formal. Jika berkelanjutan, inisiatif semacam ini berpotensi memperkuat jejaring sosial dan dukungan komunitas setempat pada waktu-waktu krusial.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...