Santri Aceh Besar Borong Juara Lomba Public Speaking
KOTA JANTHO — Santri perwakilan dayah dan pesantren Kabupaten Aceh Besar memenangi seluruh posisi juara pada lomba public speaking tingkat Banda Aceh dan Aceh Besar. Perlombaan digelar Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Sabtu (23/8), di Hotel Madinatuz Zahra, Lampeuneurut, Aceh Besar. Kemenangan ini memperlihatkan kemampuan komunikasi dan penyampaian gagasan santri Aceh Besar.
Hasil lomba
Semua pemenang berasal dari dayah dan pesantren di Aceh Besar. Berikut daftar pemenang untuk kategori putra dan putri:
- Kategori Putra
- Juara I: Ahmad Syakir Mubarak — Dayah Darul Ihsan
- Juara II: Patria Briliyan Amin — Dayah Insan Qurani
- Juara III: Fais Hafiz — Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa
- Kategori Putri
- Juara I: Cut Alisa Maharani — Pesantren Modern Al-Manar
- Juara II: Syathir Aleta Rasha — Dayah Insan Qurani
- Juara III: Zahratus Shulfi ZT — Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa
Apresiasi dan pesan
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar, Adi Darma SPd MPd, hadir dan memberikan sambutan. Ia menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang dicapai para santri Aceh Besar.
"Alhamdulillah, seluruh juara pada kategori putra dan putri berhasil diraih oleh santri Aceh Besar. Ini merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa santri kita memiliki kemampuan yang baik dalam public speaking," ujar Adi Darma.
Selain memberi penghargaan kepada pemenang, Adi Darma juga mendorong santri yang belum meraih juara untuk terus berlatih. Ia menekankan bahwa pengalaman lomba adalah bagian penting dari proses pembinaan.
"Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Pengalaman mengikuti perlombaan ini menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuan dan berprestasi pada kesempatan berikutnya," katanya.
Dukungan pengembangan bakat
Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar menyatakan komitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat santri. Dukungan meliputi pembinaan kemampuan komunikasi, dakwah, dan keterampilan berbicara di depan umum.
Dampak dan harapan ke depan
Prestasi ini diharapkan memotivasi santri lain untuk mengasah potensi mereka. Kemenangan juga diharapkan turut mengharumkan nama dayah dan Kabupaten Aceh Besar di berbagai ajang kompetisi ke depan.
Catatan: Kegiatan berlangsung di Hotel Madinatuz Zahra, Lampeuneurut, Aceh Besar, pada Sabtu (23/8).
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Ungkap 30 kg Sabu dan 20.000 Pil Ekstasi
Polres Labuhanbatu mengamankan 30 kg sabu dan 20.000 pil ekstasi; seorang tersangka ditangkap dan dikenai pa...
Pelapor Minta SP2HP soal Dugaan Korupsi PSR Labura ke Bareskrim
Pelapor minta SP2HP dan kepastian hukum setelah kasus dugaan korupsi PSR Labura dipindah ke Bareskrim; belum...
Aceh Perkuat Sinergi Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Gayo Lues
Wagub Aceh dan Bupati Gayo Lues ajukan prioritas perbaikan jembatan dan jalan ke Kementerian PUPR untuk pemu...
Banda Aceh Ajukan Perubahan APBK 2026, Pendapatan Naik Rp201,95 M
Wali Kota Illiza serahkan RKUA-PPAS Perubahan APBK 2026 ke DPRK; pendapatan direncanakan naik Rp201,95 milia...
Banjir Medan: Rumah di Jalan Brigjen Katamso Terendam Lebih 1 Meter
Permukiman di Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun, terendam banjir Senin malam; warga laporkan genangan lebi...
Pendiri YPDA: UDA Berdiri di Atas Tanah Ahli Waris, Eksekusi Menanti
Pendiri YPDA, Reny Pardede, menyatakan UDA berdiri di atas tanah ahli waris DR TD Pardede; eksekusi aset men...