Banda Aceh Ajukan Perubahan APBK 2026, Pendapatan Naik Rp201,95 M
BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan dokumen RKUA-PPAS Perubahan APBK Tahun Anggaran 2026 kepada pimpinan DPRK, Senin (24/8/2026) di Gedung DPRK Banda Aceh. Penyerahan itu dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan fiskal pemerintahan daerah dengan realisasi pelaksanaan APBK 2026.
Penyerahan dokumen dan peserta sidang
Penyerahan dilakukan dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRK Irwansyah ST dan dihadiri dua wakil ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab dan Musriadi Aswad. Wali Kota Illiza didampingi Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Mukhlis dan Sekda Jalaluddin.
Pandangan DPRK soal kualitas anggaran
Ketua DPRK Irwansyah menekankan bahwa analisis anggaran tidak sekadar melihat besar alokasi, tetapi harus menilai kualitas belanja serta dampak yang diberikan masyarakat.
"Setiap kebijakan anggaran harus memiliki justifikasi yang jelas, target yang terukur, dan manfaat yang dipertanggungjawabkan kepada publik,"
Ia menambahkan bahwa dokumen RKUA dan PPAS menjadi landasan awal penyusunan anggaran dan mendorong harmonisasi antara eksekutif dan legislatif.
"Kami di DPRK siap mencermati dan membahas secara konstruktif dokumen ini, dengan harapan menghasilkan produk akhir KUA-PPAS APBK Perubahan yang akuntabel, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata,"
Alasan dan fokus perubahan kebijakan anggaran
Wali Kota Illiza menyatakan perubahan KUA-PPAS diperlukan sebagai respons terhadap dinamika penerimaan dan kebutuhan belanja hingga pertengahan tahun anggaran 2026. Penyesuaian dibuat agar anggaran tetap responsif, fleksibel, dan akuntabel.
"Dalam pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2026, tentunya terdapat berbagai perkembangan dan kondisi yang memerlukan penyesuaian terhadap kebijakan anggaran yang telah disepakati sebelumnya,"
Pemerintah kota menyebut beberapa faktor yang memicu revisi anggaran:
- Perubahan asumsi pendapatan daerah;
- Penyesuaian transfer dari Pemerintah Pusat (DBH, DAU);
- Pendapatan transfer dari Pemerintah Provinsi Aceh (DBH pajak, bantuan khusus);
- Evaluasi pelaksanaan program sampai pertengahan tahun.
Ringkasan angka RKUA-PPAS Perubahan
Dalam dokumen RKUA-PPAS Perubahan, Pemerintah Kota merencanakan kenaikan pendapatan dan belanja daerah. Rincian utama adalah sebagai berikut:
| Komponen | RKUA-PPAS Perubahan (Rp) | APBK Murni (Rp) | Kenaikan (Rp) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|---|
| Pendapatan Daerah | 1.513.928.203.849 | 1.311.976.555.774 | 201.951.648.055 | - |
| Belanja Daerah | 1.521.128.203.829 | (sesuai APBK murni) | 201.951.648.055 | 13,27% |
Peningkatan pendapatan terutama berasal dari penyesuaian target penerimaan BLUD Pasar, perbaikan tata kelola, serta penambahan transfer pusat seperti DBH dan DAU. Transfer provinsi juga disesuaikan melalui DBH pajak dan bantuan keuangan khusus seperti DOKA dan BOP Mukim.
Langkah selanjutnya
DPRK dan TAPK bersama OPD diminta menjaga komunikasi intensif selama pembahasan agar proses efektif dan akuntabel. Pemerintah kota menegaskan alokasi yang diubah diarahkan ke program yang memberi dampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan.
Proses pembahasan berikutnya akan menetapkan produk akhir KUA-PPAS Perubahan yang menjadi dasar penyusunan RAPBKP Tahun Anggaran 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Labuhanbatu Koordinasi Data dan Pembinaan Calon Haji 2027
Pemkab Labuhanbatu menggelar audiensi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk genjot pendataan dan pembinaan...
PDAM Tirtanadi 85% Rampung, Griya Kencana Segera Dapat Air
Pipanisasi PDAM Tirtanadi di Griya Kencana Medan sudah 85% dan ditargetkan selesai 1–2 minggu, mengakhiri ha...
Medan Jajaki Penguatan Kerja Sama Ekonomi dengan Malaysia
Wali Kota Medan dan Duta Besar Malaysia bertemu untuk memperkuat kerja sama ekonomi: investasi, UMKM, BRT, d...
Wali Kota Medan Jamin Kemudahan Investasi bagi Investor India
Wali Kota Medan menjamin permudah perizinan dan mendampingi investor India, termasuk peluang proyek rumah sa...
Ketua TMI Aceh Ajak Relawan Kawal Ketahanan Pangan
Ketua DPW TMI Aceh mengajak relawan mengawal program ketahanan pangan saat peresmian kantor DPD Aceh Utara d...
Labuhanbatu Perkuat Sinergi dengan BKKBN untuk Percepat Stunting
Bupati Labuhanbatu dan BKKBN Sumut audiensi 7 Okt 2026 untuk memperkuat Program Bangga Kencana, fokus pada p...