Sofyan Tan Resmikan Rumah Aspirasi di Medan untuk Perluas Pelayanan
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, meresmikan Rumah Aspirasi baru di Kompleks CBD Polonia, Medan, Senin (1/6). Peresmian dilakukan untuk menjawab lonjakan kunjungan warga dan memperbaiki layanan bagi masyarakat yang mengurus administrasi atau menyampaikan aspirasi.
Perluasan fasilitas untuk meningkatkan pelayanan
Sofyan Tan mengatakan fasilitas sebelumnya tidak lagi memadai karena jumlah pengunjung terus bertambah. Banyak warga terpaksa menunggu dalam kondisi kurang nyaman akibat keterbatasan ruang.
"Karena itu kami berinisiatif membangun tempat yang lebih luas agar masyarakat yang datang menyampaikan aspirasinya merasa lebih nyaman. Dengan begitu, penerimaan aspirasi dan pengurusan berbagai administrasi yang dibutuhkan masyarakat dapat berjalan lebih baik,"
Rumah Aspirasi yang baru dirancang untuk menampung kegiatan konsultasi, pengurusan administrasi, dan pertemuan warga dari berbagai latar belakang. Sofyan menyatakan prioritas layanan ditujukan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Makna peresmian bertepatan Hari Lahir Pancasila
Peresmian pada 1 Juni dipandang memiliki makna simbolis karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Sofyan menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Pancasila menjamin kehidupan beragama, kemanusiaan yang adil dan beradab, menjaga persatuan Indonesia, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu bantuan yang kami berikan tidak pernah membedakan agama maupun latar belakang. Yang menjadi prioritas adalah masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan,"
Menurutnya, sebagai wakil rakyat ia berkewajiban menerjemahkan amanat Pancasila dan UUD 1945 melalui pelayanan publik.
Target bantuan dan harapan ke depan
Sofyan berharap Rumah Aspirasi baru dapat menjangkau lebih banyak warga, khususnya keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan. Ia menegaskan negara harus hadir membantu pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
"Harapan saya, rumah aspirasi ini dapat menampung semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan. Mereka boleh miskin, tetapi negara harus hadir membantu pendidikan mereka,"
Fasilitas yang lebih lapang juga diharapkan mempercepat proses administrasi dan mengurangi antrian panjang. Dengan demikian, pelayanan publik menjadi lebih efisien dan ramah warga.
Hadir pada peresmian
Peresmian dihadiri sejumlah tokoh dan kader partai, antara lain:
- Dr. H. Sakhyan Asmara, Ketua STIKP
- Rapidin Simbolon, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara
- Perwakilan DPC PDI Perjuangan Kota Medan dan kader partai
Dengan hadirnya Rumah Aspirasi yang lebih representatif itu, diharapkan hubungan antara wakil rakyat dan konstituen semakin dekat. Ke depan, fasilitas ini diproyeksikan menjadi titik layanan utama bagi warga Medan yang membutuhkan bantuan administrasi dan sosial.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...