Lokal

Rico Waas Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Dorong Siswa Bermimpi

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas bersama siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2

Medan, 5 Agustus 2026 — Wali Kota Medan Rico Waas meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, Rabu (5/8). Kunjungan untuk melihat kondisi fasilitas, mengecek adaptasi siswa pasca Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan memberi motivasi agar anak-anak berani bermimpi besar.

Kunjungan dan interaksi langsung

Saat tiba, Rico disambut Kepala Sekolah Syahrial Saputra dan jajaran keamanan setempat. Ia menyaksikan aktivitas pagi di lapangan dan penampilan tim Paskibra sekolah.

Rico berinteraksi langsung dengan siswa, menanyakan kondisi dan perasaan mereka, serta memberikan semangat. Ia mengapresiasi cepatnya proses adaptasi anak-anak, termasuk siswa baru.

Anak-anaknya saya melihat semangatnya penuh dan sangat kompak. Padahal ada yang baru masuk, bukan murid yang existing, tapi adaptasinya cepat sekali. Tiba-tiba sudah rapi baris-berbarisnya, sudah bisa yel-yel, bahkan ada yang menari dan menyanyi. Ketika masa MPLS kemarin mereka beradaptasi dengan sangat baik dan merasa senang berada di sini.

Fasilitas sekolah yang lengkap

Kepala Sekolah Syahrial menyatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 sekarang beroperasi penuh setelah menggabungkan siswa dari beberapa lokasi rintisan. Kompleks dikembangkan sebagai kawasan terpadu dengan fasilitas skala besar.

  • Aula utama dan masjid masing-masing berkapasitas 1.080 orang
  • Ruang ibadah khusus untuk siswa Kristiani
  • Asrama terpadu untuk siswa putra, putri, dan tenaga pengajar
  • Ruang makan bersama, lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional, dan guesthouse

Pembinaan, Bakti Taruna, dan matrikulasi

Para siswa baru baru saja menyelesaikan MPLS dan saat ini mengikuti program pembentukan karakter serta kedisiplinan yang dibina Taruna Akademi Militer melalui program Bakti Taruna 2026. Pembinaan fisik dan sikap dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (7/8).

Setelah itu sekolah akan melanjutkan tahap matrikulasi untuk menilai kemampuan siswa sebelum penempatan kelas. Sekolah menerapkan sistem multi-entry, sehingga asesmen penting untuk pemetaan level pembelajaran.

Jumlah rombongan belajar dan siswa

Sekolah menyediakan 18 kelas untuk SD, 9 kelas untuk SMP, dan 9 kelas untuk SMA. Pada tahun ajaran 2026/2027 tercatat 270 siswa baru bergabung, melengkapi sekitar 200 siswa dari tahun ajaran sebelumnya yang kini terintegrasi di kompleks.

Program nasional dan pesan kepada pendidik

Rico menegaskan Sekolah Rakyat bagian dari program nasional Presiden untuk merangkul anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapat pendidikan berkualitas. Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang siswa agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan.

Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya.

Ia juga menitipkan pesan kepada guru agar mendampingi proses belajar mengajar dengan pendekatan emosional yang hangat dan rasa kekeluargaan.

Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik.

Rico menilai perubahan atmosfer di sekolah signifikan. Kini banyak siswa sudah punya cita-cita lebih matang, mulai dari Kowad, tentara, polisi, hakim, hingga pengusaha. Pemkot dan pengelola sekolah berharap fasilitas dan program berkelanjutan dapat mendukung pencapaian tujuan tersebut.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait