Polres Siantar Serahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal Marbol ke Bea Cukai
Siantar — Sat Reskrim Polres Siantar melimpahkan 4.800 bungkus rokok tanpa pita cukai merek Marbol beserta dua terduga pelaku ke pihak Bea Cukai pada Senin sore, 3 Agustus 2026. Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar membenarkan penyerahan itu pada Selasa (4/8), yang juga disertai bundel dokumen berkas perkara dan barang bukti.
Detail penyerahan barang bukti dan tersangka
Barang bukti yang diserahkan terdiri dari ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai merek Marbol. Dua terduga pelaku yang dilimpahkan memiliki inisial MFA dan FAM. Seluruh barang bukti serta berkas perkara bertanggal 3 Agustus 2026 ikut diserahkan sebagai bagian dari proses pelimpahan penanganan perkara.
Sinergi Polres dan Bea Cukai
Menurut AKP Sandi, pelimpahan merupakan bentuk kerja sama antara Polres Siantar dan Bea Cukai dalam menindak peredaran rokok ilegal. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah kerugian penerimaan negara serta menutup celah persaingan usaha yang tidak sehat.
"Selama proses penyerahan kedua terduga pelaku beserta barang bukti berlangsung dengan aman, tertib dan lancar," kata AKP Sandi Riz Akbar.
Proses hukum selanjutnya
Dengan dilimpahkannya perkara, penanganan kasus diserahkan kepada Bea Cukai sesuai kewenangan. Dokumen, bukti fisik, dan tersangka kini menjadi tanggung jawab otoritas yang berwenang untuk proses penyidikan administratif dan/atau perkara pidana cukai.
"Dengan pelimpahan itu, penanganan perkara selanjutnya yang memproses pihak Bea Cukai sesuai kewenangan sekaligus menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam menekan peredaran barang tanpa pita cukai demi melindungi kepentingan negara dan masyarakat," pungkasnya.
Implikasi penindakan
Penyerahan ini menegaskan upaya aparat menindak distribusi barang kena cukai yang melanggar aturan. Selain potensi kerugian fiskal, peredaran rokok tanpa pita cukai juga berpotensi mengganggu iklim usaha yang adil bagi pelaku usaha yang taat aturan.
Kasus kini berada di ranah Bea Cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penentuan langkah hukum berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...