DPRD Bangkalan Sosialisasikan Revitalisasi Eks Terminal Kamal
BANGKALAN — Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi rencana revitalisasi eks Terminal Kamal pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali aktivitas ekonomi setempat dan mengatasi penurunan aktivitas kawasan sejak beroperasinya Jembatan Suramadu.
Forum, peserta, dan kesepakatan masyarakat
Forum di Aula Kecamatan Kamal dihadiri oleh perwakilan Komisi I DPRD, aparat kecamatan, pengelola daerah, dan warga setempat. Pertemuan bertujuan menyosialisasikan rencana dan mengumpulkan masukan masyarakat sebelum tahap pelaksanaan.
Menurut anggota Komisi I, Nur Hakim, peserta sosialisasi mencapai kesepahaman mengenai urgensi revitalisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan warga dinilai penting agar proyek berjalan sesuai harapan masyarakat.
"Masyarakat yang hadir tadi sudah sepakat dan menyatakan setuju dengan adanya rencana revitalisasi eks Terminal Kamal ini," ujar Hakim.
Dokumen perencanaan dan kepastian pelaksanaan
Pembicaraan juga menyinggung tahap pembukaan lahan yang mulai dilaksanakan. Sejumlah warga menyatakan kekhawatiran proyek hanya sebatas wacana. DPRD menegaskan persiapan dilakukan berdasarkan dokumen perencanaan yang jelas.
"Proyek ini bukan sekadar rencana lisan. Sudah ada dokumen site plan atau rencana tapak yang jelas dan siap dieksekusi," tambah Hakim.
Peran BUMD dan target pemulihan ekonomi
Pengelola, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), disebut telah menyusun konsep revitalisasi yang komprehensif. Konsep itu dirancang untuk mengembalikan fungsi kawasan sebagai pusat aktivitas dan membuka peluang usaha baru bagi warga Kamal.
Komisi I berharap keterlibatan BUMD akan mempercepat implementasi sambil menjaga kepentingan masyarakat lokal. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memulihkan kondisi ekonomi yang sempat melemah setelah pergeseran arus lalu lintas pasca-Jembatan Suramadu.
Konteks dan harapan ke depan
Revitalisasi eks Terminal Kamal dimaknai sebagai upaya strategis menata kembali ruang publik dan ekonomi di kawasan pesisir Bangkalan. Proses sosialisasi kali ini menjadi bagian awal untuk memastikan rencana memenuhi kebutuhan warga dan tata ruang setempat.
Jika pelaksanaan sesuai rencana, proyek diharapkan dapat mengembalikan aktivitas ekonomi kawasan dan menyediakan peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan: Pemkab Malang Harus Peka, RAPBD 2027 Konsisten
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkab Malang tangani masalah sejak dini dan pastikan RAPBD 2027 konsisten dari...
Puan Dorong Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Perkuat Pembinaan
Puan Maharani minta setiap medali Asian Games 2026 dijadikan modal memperkuat pembinaan olahraga nasional se...
DPRD Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung di Surabaya
DPRD Surabaya dukung program pemberdayaan Gen Z berbasis kampung; tekan kebutuhan pendampingan agar usaha ri...
PDI Perjuangan Minta Raperda Desa di Madiun Beri Kepastian
Fraksi PDI Perjuangan minta Raperda Desa Madiun beri kepastian kewenangan, anggaran, pengawasan, dan kesejah...
Novita Dorong Trenggalek Jadi Rumah Jaranan Dunia
Novita Hardini dorong FJTT ke-30 dan status KEN 2026 dijadikan momentum menjadikan Trenggalek rumah jaranan...
KONI Dorong Mini Soccer Trenggalek Jadi Sumber Talenta Porprov 2027
KONI Trenggalek mendorong mini soccer jadi sumber talenta Porprov Jatim 2027 lewat Turnamen Piala Dispora 20...