NASA luncurkan State Hubs untuk tenaga kerja antariksa
NASA meluncurkan inisiatif State Hubs for Skilled Technical Workforce pada 15 September 2026 di Space Center Houston untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja di sektor kedirgantaraan AS. Program ini dibuat menyusul pertumbuhan ekonomi antariksa dan bertujuan membuka akses pelatihan teknis serta pekerjaan bergaji baik bagi pelajar di berbagai wilayah.
Tujuan dan peluncuran program
Program diumumkan oleh NASA pada 22 September 2026 dan digagas oleh Office of STEM Engagement. Inisiatif State Hubs menjadi prioritas untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil yang semakin meningkat dalam industri antariksa.
Proyek terpilih dan cakupan regional
Pada Agustus 2026, NASA memilih tujuh proyek regional yang mewakili negara bagian berikut. Setiap State Hub akan mengembangkan program sesuai kebutuhan industri kedirgantaraan di wilayahnya:
- California
- Colorado
- Florida
- Georgia
- Minnesota
- Texas
- Utah
Setiap hub diharapkan membangun kemitraan lokal antara industri, perguruan tinggi komunitas, dan lembaga pengembangan ekonomi untuk menyiapkan jalur karier teknis.
Tantangan yang diidentifikasi
Dalam pertemuan di Houston, NASA dan mitra membahas beberapa kendala yang perlu diatasi agar program efektif:
- Koordinasi yang terbatas antara industri, perguruan tinggi komunitas, dan lembaga pengembangan ekonomi negara bagian.
- Kendala dalam memperluas skala program pelatihan kerja.
- Adanya anggapan keliru tentang pekerjaan di bidang manufaktur yang menghambat partisipasi.
Langkah berikutnya dan dukungan untuk pelajar
Para penerima program akan memfinalisasi strategi pelaksanaan dalam beberapa bulan mendatang. Program ini juga menyediakan perangkat dan sumber daya untuk mendukung pelajar agar memperoleh keterampilan teknis dan pengalaman praktik yang dibutuhkan industri kedirgantaraan AS.
“Sungguh membangkitkan semangat melihat para mitra kami bersatu untuk mewujudkan rencana konkret. Saya sangat antusias menanti apa yang akan terjadi di masa depan,” ucap Elaine Ho.
Dengan fokus pada penguatan jalur karier teknis, NASA berharap inisiatif ini mampu menutup kesenjangan keterampilan dan meningkatkan kesempatan kerja di sektor antariksa yang berkembang pesat di Amerika Serikat.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Siloam Lippo Village Rayakan 30 Tahun Kembangkan Neuroscience
Siloam Hospitals Lippo Village merayakan 30 tahun pengembangan neuroscience dengan summit, layanan canggih,...
NASA Tambah Tiga Misi SpaceX ke ISS senilai $946 Juta
NASA menambah tiga misi SpaceX ke ISS (Crew-15/16/17) senilai 946 juta dolar AS, memperpanjang kontrak CCtCa...
XRISM Saksikan Pulsar 'Menyedot' Angin Bintang BP Crucis
XRISM merekam bagaimana pulsar GX 301-2 menangkap angin bintang Wray 977 dan memicu semburan sinar-X pada BP...
Hubble Temukan NGC 4698, Galaksi Spiral Berputar Tak Seirama
Hubble menemukan NGC 4698, galaksi spiral 55 juta tahun cahaya dengan rotasi bagian dalam yang tegak lurus t...
President University Perkuat Pemantauan Lingkungan dengan AI
President University dan mitra dorong pemantauan lingkungan pakai AI dan drone, didukung hibah AU$42.000, un...
Salesforce Luncurkan Agentforce, Agen AI untuk Pekerjaan Bernilai Tinggi
Salesforce perkenalkan Agentforce, agen AI untuk tugas bernilai tinggi di penjualan, layanan, dan operasiona...