Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Dorong Kelayakan dan Ekonomi
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, meninjau revitalisasi SDN 1 Cibunar, Kadudampit, Sukabumi, Selasa 8 September 2026. Program ditujukan untuk meningkatkan kelayakan sekolah sekaligus melibatkan warga agar mendapat manfaat ekonomi dari pengerjaan revitalisasi.
Tujuan dan dampak revitalisasi
Fajar menegaskan revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik. Menurutnya, keterlibatan warga lokal dalam pengerjaan proyek dapat menggerakkan ekonomi setempat dan memperkuat semangat gotong royong.
'Revitalisasi bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah. Bapak Presiden ingin warga sekitar ikut bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi,' ujar Fajar Riza Ul Haq saat kunjungan.
"Sekolah menjadi lebih layak, gotong royong tumbuh, dan perekonomian masyarakat turut bergerak," tambahnya, menekankan dampak sosial dan ekonomi dari program itu.
Pembelajaran Mendalam dan pemanfaatan teknologi
Selain sarana, Fajar menyoroti peningkatan kualitas proses belajar melalui penerapan Pembelajaran Mendalam serta pemanfaatan teknologi digital. Ia meminta guru memanfaatkan teknologi untuk memperkuat interaksi dengan siswa dan menumbuhkan rasa ingin tahu.
'Dampingi anak-anak kita dengan baik, tumbuhkan keberanian dan rasa ingin tahu mereka. Dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam jadikan sekolah tempat yang menyenangkan untuk belajar,' ungkap Fajar.
Guru SDN 1 Cibunar, Asma, menilai pendekatan itu membuat pembelajaran lebih bermakna karena mengombinasikan teori dan praktik.
'Sekarang bukan hanya belajar teori tapi ada praktiknya. Sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menggembirakan,' kata Asma.
Guru SDIT Yaspida Kadudampit, Darniyanti, menambahkan bahwa penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) meningkatkan antusias siswa.
'Tayangan visual membuat siswa lebih antusias dan pembelajaran lebih hidup, PID dan Pembelajaran Mendalam saling mendukung,' ujar Darniyanti.
Pelaksanaan revitalisasi dan program gizi
Revitalisasi di SDN 1 Cibunar meliputi rehabilitasi ruang kelas menjadi bangunan dua lantai. Fajar berharap fasilitas baru itu tidak hanya memperbaiki sarana pendidikan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi warga yang terlibat.
Dalam kunjungannya, Fajar juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 3 Cibunar. Ia menilai pemenuhan gizi dan kebiasaan hidup bersih penting untuk kesiapan siswa mengikuti proses pembelajaran.
'MBG adalah bukti kehadiran pemerintah. Agar ade-ade semua mendapatkan asupan gizi yang baik,' ujar Fajar.
Program prioritas terintegrasi
Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat penerapan sejumlah program prioritas pemerintah: pemenuhan gizi, peningkatan kualitas pembelajaran, pemanfaatan teknologi, dan revitalisasi sarana pendidikan. Kombinasi program diharapkan memperbaiki kualitas belajar sekaligus memberi dampak positif bagi komunitas sekitar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...